Lebaksiu, TargetNews.ID Polsek Lebaksiu melalui kegiatan Jumat Literasi melaksanakan pembinaan dan edukasi tentang kenakalan remaja serta pencegahan perundungan (bullying) kepada pelajar MTs Negeri 1 Tegal, Desa Jatimulya, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jumat (30/10/2026) pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Lebaksiu IPTU Wawan Prasetyo, SH., didampingi Kanit Binmas AIPTU Sudianto, SH,serta dihadiri Kepala MTs Negeri 1 Tegal H. Ahmad Zahid, S.Ag., M.Ed., dewan guru, staf, tenaga tata usaha, dan sebanyak 1.147 siswa.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pembinaan mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja, dampak negatif perilaku menyimpang, serta pentingnya mencegah tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Para siswa juga diajak untuk membangun sikap saling menghormati, menjaga pertemanan yang positif, dan tidak melakukan tindakan kekerasan baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Kapolsek Lebaksiu IPTU Wawan Prasetyo, SH. menyampaikan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran hukum dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.
Generasi muda harus mampu menjaga pergaulan, menghormati sesama teman, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja dan bullying. Jangan menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk merendahkan atau menyakiti orang lain. Jadilah pelajar yang berprestasi, berkarakter, dan saling menghargai,” pesan IPTU Wawan.
Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Febriyani Aer, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir di lingkungan pendidikan melalui kegiatan edukasi dan pembinaan sebagai upaya melindungi generasi muda.
Perlindungan anak dan pencegahan perundungan membutuhkan kepedulian bersama. Kami mengajak pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah, serta bebas dari kekerasan dan bullying,” tegas Kapolres.
Melalui program Jumat Literasi, Polres Tegal berharap terbangun kesadaran para pelajar untuk menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, saling menghargai, serta mampu menjadi pelopor terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan bebas perundungan.(Fauzi/Targetnews.id)










