Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Sabtu, 10 Juni 2023 - 13:46 WIB

PSI Sumbar Harap Pemilu 2024 Tetap Sistem Proporsional Terbuka

PADANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Barat (Sumbar) menilai bahwa sistem Pemilihan Umum (Pemilu) proporsional terbuka lebih adil (equal) dibanding proporsional tertutup untuk diterapkan dalam Pemilu 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPW PSI Sumbar, Sukma Trianda Putra seperti dilansir dari Harian Haluan, Kamis (08/06/2023). Dikatakannya, sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, harapan kader PSI memang menginginkan sistem Pemilu proporsional terbuka diterapkan pada Pemilu 2024.

“Sejauh ini DPP PSI telah menyuarakan penolakan sistem proporsional tertutup ke MK. Bahkan dari PSI juga mengajukan ke MK untuk tetap Pemilu seperti yang biasa,” katanya.

Menurutnya, sebagai generasi muda pihaknya jadi merasakan pesta demokrasi yang sesungguhnya jika Pemilu menerapkan sistem proporsional terbuka. “Masyarakat bisa memilih orang yang diharapkan untuk perpanjangan tangannya di parlemen,” katanya.

Baca juga  Polsek Sebangau Kuala, Mensosialisasikan Himbauan Melarang Membakar Hutan atau lahan kepada Masyarakat

Sukma Trianda Putra juga mengatakan, perkembangan informasi dan persepsi tentang sistem Pemilu saat ini semakin liar, ditambah adanya cuitan dari Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana. Namun, jika nantinya Pemilu proporsional tertutup PSI Pusat dan PSI Sumbar sudah siap mengantisipasi hal tersebut.

“Saya sudah menginstruksikan ke kader untuk memastikan dulu, karena secara hukum belum inkrah di MK. Pada intinya kami di PSI siap, karena keduanya ada plus minusnya,” katanya lagi.

Dikatakannya, sistem proporsional tertutup punya kekurangan, yang mana masyarakat tidak mengetahui siapa legislator yang dipilih partai yang punya kursi. “Kelebihannya mungkin dari sisi biaya atau anggaran, kalau sistem proporsional tertutup lebih minim,” katanya.

Baca juga  SPPG Dukuhturi Ikuti Penilaian Lomba Makan Bergizi Gratis Tingkat Polda Jateng

Lebih jauh Sukma mengatakan, sistem proporsional terbuka perlu tetap dipertahankan untuk Pemilu 2024. Sistem ini akan membuat adanya kedekatan antara pemilih dengan kandidat yang ditawarkan oleh partai politik, sehingga tingkat tanggung jawab anggota legislatif terhadap konstituen akan tinggi sekaligus dapat memperkuat partisipasi dan kontrol publik.

“Harapannya kinerja partai dan parlemen juga semakin bisa lebih mudah dievaluasi. Hal ini karena rakyat menentukan langsung siapa yang dipilihnya,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, sistem proporsional terbuka akan mendukung dinamika internal partai paling tidak mesin partai akan berjalan maksimal karena adanya kompetisi positif antar bakal calon dewan. “Harapannya dinamika tersebut dapat mengajak pemilih untuk berpartisipasi dalam Pemilu sekaligus dapat menarik dukungan untuk memilih kandidat atau partai,” pungkasnya. Limbat

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Antisipasi Kejahatan Polsek Kahayan Kuala Gencar Laksanakan Patroli Malam Hari

BERITA UTAMA

Jaga Kondusifitas Area Bandara, Iptu Sakuri beserta Anggota Lakukan Ini

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 04/Jawai Bantu Warga Pasang Gorong-Gorong untuk Ringankan Beban Masyarakat

Artikel

Direktur dan Komisaris, PT.Centurion Perkasa Iman Terbukti Melakukan Penipuan Divonis 2 Tahun 4 Bulan Bulan Penjara

Artikel

Sinergitas TNI Polri, Gelar Olahraga Bersama Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78

Artikel

Babinsa Ori Koramil 19/ Kuwarasan Hadiri Pengajian di Musholla Roudlotul Athfal

Artikel

Babinsa Koramil 1008-01/Muara Uya, Serda Ari Suseno: Dekat dengan Warga adalah Tugas Utama Kami

Artikel

Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Sejumlah Obyek Wisata Di HST