Home / BERITA UTAMA / DAERAH / Uncategorized

Minggu, 11 Juni 2023 - 21:08 WIB

Layunya 3 Payung Konvertibel Menjadi Topik Kajian 4 Lembaga Di Sampang

Foto : Layunya 3 Payung Konvertibel Menjadi Topik Kajian 4 Lembaga Di Sampang

Foto : Layunya 3 Payung Konvertibel Menjadi Topik Kajian 4 Lembaga Di Sampang

 

SAMPANG, TargetNews.id – Berbagai Kalangan dan Sejumlah elemen masyarakat mempertanyakan produk pekerjaan Pembangunan Alun Alun Trunojoyo Sampang Madura Jawa Timur yang di dalamnya ada 3 Payung Konvertibel

3 unit Payung yang menyerap Anggaran 850 juta per unit itu lebih banyak tertutup (tidak mekar), bahkan hingga kinipun minggu 11/6 payung raksasa itu dalam kondisi tertutup rapat

Kondisi Payung yang dikenal sebagai “3 kembar Monster” dan masih layu (elop, Madura-red) itu memantik pertanyaan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

Dikantor LSM Garda Kawal Sampang (GKS) di Perumahan Barisan Indah Blok U Kelurahan Gunung Sekar minggu 11/6, Perwakilan 4 Lembaga gelar Kajian dengan Topik “Wanprestasi Atau Force Majeure, Kelalaian Atau Bencana” dari mengurai tidak mekarnya Payung di Alun Alun Trunojoyo Sampang

Perwakilan 4 Lembaga itu dari LSM GKS, LSM Study Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (SP2M), Lembaga Kajian Aset Daerah (LKAD) Korda Madura dan Study Kajian Anggaran Daerah (SKAD) Korda Madura

Baca juga  Sambang ke Masyarakat, Personel Polsek Maliku Lakukan Sosialisasi dan Imbauan

Ach Arisandi SH MH MM dari LKAD memberikan kesimpulan patut diduga fenomena tidak mekarnya Payung akibat “Wanprestasi”

Menurut lajang Madura yang kini menjadi Advokad Buruh di Pasuruan dan Sidoarjo itu, indikasinya pasca penyelesaian Pekerjaan sudah mulai ada kendala
“Bentuk Wanprestasi nya bisa jadi diduga karena kelalaian, kesalahan tekhnis ataupun tidak sesuai RAB,” ujar Ach Arisandi SH MH

M Islahi ST dari LSM SP2M mengaku bahasan yang dilakulan oleh 4 Lembaga ini untuk mengurai dan memberikan pencerahan kepada masyarakat termasuk juga menjadi pertimbangan melakukan langkah hukum

Pasalnya Pemangku kebijakan yang berkaitan dengan Pengawasan termasuk DPRD masih terlena dengan propaganda terbangunnya Alun Alun yang menjadi ikon Kabupaten Sampang
“Pernahkah di kawasan itu ada Badai dan Angin topan, kan belum ada,” imbuh M Islahi ST

Baca juga  Selama 14 Hari Kedepan, Polisi di Pulang Pisau Gelar Operasi Patuh Telabang 2023

Masih menurut M Islahi ST kendala tidak mekarnya Payung bukan terjadi setelah 2 tahun ke atas, tapi tidak berselang lama dari pekerjaan selesai sudah tidak mekar

H Moh Tohir Pembina LSM GKS meminta agar Inspektorat segera mengaudit dan selanjutnya pihaknya akan mempertim bangkan langkah Pelaporan ke APH

Ditegaskan DLH Perkim sebagai OPD yang berkaitan dengan Anggaran Alun Alun Trunojoyo tidak hanya sekedar berkilah akan mendatangkan Vendor untuk memperbaiki tapi meminta tanggung jawab dan melaporkan ke Inspektorat karena sebagai User mewakili masyarakat

Sebelumnya sempat dijelaskan oleh Imam Irawan Kabid Konservasi dan Pertamanan DLH Perkim telah terjadi gangguan Famware

Kondisi itu sudah disampaikan kepada Vendor dan segera akan diperbaiki menunggu selesainya kegiatan Vendor yang masih ada di luar Pulau. (SP)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

TKD Desa Tlekung Seluas 400 M2, Diserobot Pengembang Perumahan UPTON HILL

Artikel

Jual Tiket Konser Musik Fiktif Lewat Medsos, Publik Figur Asal Bandung Diamankan Ditreskrimsus Polda Kalteng

BERITA UTAMA

Banyak Laporan Polisi Terhadap Tersangka Natalia Rusli, Baru Satu Yang Ditindaklanjuti

BERITA UTAMA

Kasrem 072/Pamungkas Pimpin Upacara 17-an Bulan Januari 2023.

Artikel

Polres Tegal Berikan Bansos kepada Petugas KPPS yang Sakit Usai Bertugas

BERITA UTAMA

Perkuat dan Teguhkan Iman, Umat Kristen Polresta Palangka Raya Ikuti Binroh dari Pendeta Asnarita

Uncategorized

Giat Apel Siaga On Call hari libur dan kontigensi bencana alam banjir dan Karhutla Polsek Pandih Batu

Artikel

Polsek Sebangau Kuala sambang dan Lakukan Sosialisasi dan imbauan Kepada Masyarakat