1 Tahun Lapas Pemuda II A Madiun Banyak Narkoba dan HP, AMI Turun Aksi Demo Besar-besaran

Surabaya, – Maraknya peredaran narkoba dan handphone yang terjadi di dalam Lapas Pemuda II A Madiun sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, bahkan kabar tersebut sudah berlangsung semenjak dalam satu tahun terakhir ini.

Melihat kondisi tersebut, lantas dari Aliansi Madura Indonesia ingin memberikan teguran dan masukan dengan mendatangi Lapas Kelas II A Madiun bahwasanya mungkin selama ini kepemimpinan di bawah Ardian Nova Christiawan dinilai kurang tegas.

“Jadi mungkin selama ini, bapak sebagai atasan kurang menelaah dan memahami bahwasanya kinerja di bawah itu kami duga turut serta bermain untuk melancarkan memasukkan handphone dan narkoba, coba kalau bapak betul betul tegas, kejadian yang menimpa napi terlibat dalam kasus penipuan menggunakan handphone hingga meraup ratusan juta, tentunya pasti saat ini Lapas sudah steril, tapi faktanya bagaimana,” tandas Baihaki Akbar saat menemui Kalapas II A Madiun beserta KPLP dan jajaran lainnya (26/1).

Baca juga  Kampanye ‘Klik Biar Selamat’, Ajak Pengendara Motor Pakai Helm dengan Benar

Dirinya juga menambahkan bahwasanya kedatangannya kali ini adalah sebagai wujud kepedulian dan ingin memberikan sebuah fakta, bahwasanya sampai detik ini para warga binaan masih secara bebas menggunakan handphone dan mengkonsumsi narkoba secara terang-terangan.

“Mungkin bapak kurang teliti dan kami anggap teledor, untuk itu kedatangan kami kesini sekaligus ingin memberikan tantangan secara terbuka dengan menyuarakan aspirasi kami di Kanwil Jatim, jadi bapak siapkan strategi untuk menghadapi kami,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kesempatan itu pula Ardian Nova selaku Kalapas II A Madiun sangat berterimakasih atas kritik dan saran yang telah diberikan oleh Aliansi Madura Indonesia.

Dirinya juga menambahkan bahwasanya kinerja anggotanya sudah sangat maksimal, namun mungkin terlalu banyaknya modus dari warga binaan yang ingin memiliki Handphone melakukan berbagai cara.

Baca juga  Polres Magetan Berhasil Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Pengedar dan Pengguna Diamankan

Hal serupa juga diungkapkan oleh Sastra selaku KPLP Lapas Kelas II A Madiun yang terkesan memberikan penjelasan bahwasanya mungkin kurangnya personil untuk mengawasi setiap blok hingga terkesan kecolongan.

“Kami akan segera mengevaluasi dan terimakasih atas informasinya, bahkan narapidana yang melakukan pelanggaran tersebut langsung dijatuhi sanksi hukuman disiplin berupa Straff Sell,” jelas KPLP Lapas Kelas II A Madiun.

Dengan pernyataan tersebut, Aliansi Madura Indonesia berkomitmen di awal bulan februari 2023 akan melaksanakan aksi demo besar-besaran di kanwil kementerian hukum dan HAM cabang Jatim, agar kakanwil segera mengambil langkah tegas untuk mencopot KALAPAS dan KPLP Lapas Pemuda IIA Madiun.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Polsek Pandih Batu Sampaikan Penyuluhan terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Artikel

Kodim 1002/HST Turut Sukseskan Ground Breaking Koperasi Merah Putih Desa di Kasarangan

Artikel

Bati Tuud Koramil 09/Kutowinangun Kawal Seleksi Pengangkatan Perangkat Desa Babadsari

Artikel

Polisi Berhasil Amankan Pengemudi yang Lari Usai Tabrak Rumah Warga di Tulungagung

Artikel

Tetap Laksanakan Himbauan Karhutla Secara Rutin Polsek Pandih Batu.

BERITA UTAMA

Tak Ada Pelaku Diamankan, Arena Masih Berdiri Megah, Dugaan Sabung Ayam di Candi Jadi Sorotan Publik

Artikel

Skandal Pelabuhan TUKS Tanpa Izin: Dugaan Pembohongan Pejabat Mengemuka

BERITA UTAMA

Koramil Ketanggungan Khitan Puluhan Anak di HUT TNI