Home / BERITA UTAMA / DAERAH / TNI-POLRI

Jumat, 21 April 2023 - 02:09 WIB

375 Personel Gabungan Dikerahkan pada Pengamanan Lebaran Idul Fitri 2023 di Kabupaten Tegal

Slawi – Sebanyak 375 personel gabungan dari TNI-Polri, pemerintah daerah dan elemen masyarakat dikerahkan pada pengamanan Lebaran Idul Fitri 2023 di Kabupaten Tegal. Hal tersebut disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2023 di Lapangan Pemkab Tegal, Senin (17/04/2023).

Penyelenggaraan apel serentak Operasi Ketupat Candi 2023 ini bertujuan meningkatkan sinergi dari seluruh instansi terkait untuk mewujudkan mudik aman dan berkesan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 hijriah. Operasi Ketupat Candi di Polda Jawa Tengah ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 18 April sampai 1 Mei 2023.

Baca juga  Menyambut Perayaan Natal Satgas Yonif 521/DY Dirikan Pondok dan Pohon Natal di Muaranawa

Umi pun menekankan perlunya langkah preventif dengan menempatkan personel pengamanan di titik rawan kemacetan dan melengkapinya dengan rambu-rambu. Disamping itu, masyarakat juga diimbau memastikan kelayakan kendaraan pribadinya sebelum digunakan perjalanan mudik.

“Intensifkan edukasi tentang tertib berlalu lintas. Imbau para pengemudi untuk memastikan kondisi kesehatan dan segera beristirahat apabila merasakan lelah,” kata Umi.

Ditemui usai acara, Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun menjelaskan pada pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2023 ini pihaknya membuka 13 pos pengamanan gabungan, di antaranya empat pos pelayanan di rest area, tiga pos pengamanan di objek wisata sebagai sentral keramaian pasca lebaran dan enam pos di titik rawan kemacetan.

Baca juga  Anggota Koramil 13 Buluspesantren melaksanakan pembersihan Pangkalan Koramil

Usai apel, Bupati Umi bersama unsur Forkopimda bergegas menuju lokasi tempat pemusnahan barang bukti tindak pidana ringan minuman keras (miras) yang tak jauh dari lapangan upacara. Ribuan botol miras tersebut merupakan hasil sitaan patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dari sejumlah tempat penjualan maupun produksi miras.

Selain itu dimusnahkan pula knalpot brong hasil razia karena penggunaannya sudah sangat meresahkan warga. Adpaun kegiatan pemusnahan ini bertujuan meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat. (Fauzi)

Share :

Baca Juga

Artikel

Ops Keselamatan Candi 2024 Salah Satu Sasaran Knalpot Tidak Sesuai Spektek, Satlantas Polres Rembang Datang Ke Sekolah Lakukan Edukasi

Artikel

Ratusan Personel Siaga! Polres Kendal Jaga Keamanan Debat Publik Pilkada 2024

BERITA UTAMA

Sat Binmas Lakukan Sambang Dan Berikan Himbauan Kamtibmas Kepada Masyarakat

Artikel

CEGAH GANGGUAN KAMTIBMAS DAN JALIN SILATURAHMI, BHABINKAMTIBMAS FOOD ESTATE SAMBANGI WARGA DESA BINAAN

BERITA UTAMA

MOHON DOA RESTU DAN DUKUNGANYA PRABATA FERDIANSYAH

Artikel

HEBOH DI PASAR HEWAN KAB.SAMPANG VIRALNYA SAPI KAKI 6 DI PASAR HEWAN

Artikel

Dandim 0830/Surabaya Utara Bacakan Amanat Panglima TNI

BERITA UTAMA

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 78, Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Bersama Warga Mangli Kerjabakti Pembersihan Lingkungan