Home / BERITA UTAMA / HUKRIM / INVESTIGASI / NEWS / PERISTIWA / Tag / TargetNews.id

Selasa, 7 November 2023 - 08:57 WIB

Kuasa Hukum Geram Pelaku Pencabulan Belum Ditangkap Ada Apa!!!?

BANGKALAN, TARGETNEWS.ID|| Pendampingan yang diberikan oleh pemerintah pada korban tindak asusila yang terjadi di Kecamatan Arosbaya tidak maksimal. Dinas Keluarga Berencana,

Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Bangkalan mengakui kesulitan untuk berkomunikasi dengan korban dan ibu korban.

Alasannya, diduga korban dan pelapor mendapat intimidasi dari pelaku yang merupakan suami pelapor.

Kabid PPPA Dinas KBP3A Bangkalan Tulsi Hayati menyatakan, pendampingan yang dilakukan lembaganya tidak berjalan mulus.

Sebab, dirinya kesulitan berkomunikasi dengan korban dan ibunya yang juga sebagai pelapor.
”Hanya dua kali kami mendampingi korban dan pelapor,” ujarnya.

Pihaknya berencana untuk mengunjungi rumah korban yang ada di Arosbaya. Tujuannya, untuk memberikan pendampingan untuk mengetahui psikologi korban.

”Kami berencana bertemu dengan kuasa hukum mereka untuk menindaklanjuti perkara ini,” katanya.

Perempuan berhijab itu mengakui korban dan ibunya sebagai pelapor mendapat intimidasi dari terduga pelaku yang tidak lain ayah tiri korban.

Baca juga  Jam Danmenbanpur 2 Marinir Kepada Prajuritnya Jelang Ijin Lebaran

Karena masalah ketergantungan ekonomi, pelapor yang merupakan ibu korban sempat ingin mencabut perkaranya.

”Jika laporan dicabut, kami tidak memiliki hak untuk melakukan pendampingan. Tapi kami berinisiatif sendiri untuk melakukan kunjungan ke rumah korban,” imbuhnya.

Tulsi sangat menyayangkan tindakan dari aparat penegak hukum (APH) yang belum menangkap terduga pelaku saat awal dilaporkan hingga saat ini. Akibatnya,

terduga pelaku yang juga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Arosbaya itu leluasa memengaruhi pelapor yang tidak lain adalah istrinya.

Apalagi, saat ini pelapor masih tinggal di lingkungan suaminya yang diduga melakukan perbuatan tak senonoh kepada anak tirinya.
”Kami memang tidak memiliki kewenangan, tapi sangat menyayangkan kenapa pelaku tidak ditangkap pada awal pelaporan,” ujarnya.

Media ini sempat berupaya untuk menghubungi Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo dan Kanit PPPA Sakreskrim Polres Bangkalan untuk mengonfirmasi masalah tersebut. Namun, upaya konfirmasi tidak membuahkan hasil.

Baca juga  Jelang Hari Ulang Tahun RI Ke 78 Kodim 1208/Sambas Gelar Syukuran Dan Doa Bersama

Sementara kuasa hukum pelapor dan korban Abdul Rauf Alfansuri T, SH atau yang akrab disapa Fansa saat dihubungi lewat sambungan telepon mengatakan,

“seharusnya kasus pencabulan yang menimpa anak dibawah umur harus lebih diprioritaskan oleh aparat penegak hukum dan tidak menunggu waktu lama untuk menangkap pelaku agar pelaku tidak bebas berkeliaran apalagi pelaku adalah oknum ASN yang masih aktif bekerja di Kecamatan Arosbaya,” jelas Fansa.

“Dan saya berharap aparat pemerintah seperti BKD, Inspektorat, maupun Bupati Bangkalan agar memberikan sanksi keras pada pelaku pencabulan anak dibawah umur yang merupakan oknum ASN diwilayah Pemerintahan Kabupaten Bangkalan

jelas perbuatan yang dilakukan oleh pelaku ini sudah mencoreng nama baik institusi pemerintahan,” sambungnya. (Red)

Share :

Baca Juga

Artikel

Rekapitulasi Suara PPK Simokerto Berjalan Cepat Lancar Berkat Pengamanan Ketat TNI Polri

Artikel

Danramil 08/Alian Hadiri Rapat Penguatan Lembaga Kemasyarakatan Desa Seliling

Artikel

Dirut Perumdam Among Tirto Kota Batu beserta Seluruh Staf dan Karyawan. Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Batu Ke-23 Tahun 2024. Semoga Semakin Maju dan Berkembang.

Artikel

Puluhan jurnalis di Sampang, berunjukrasa menolak Rancangan Undang Undang atau RUU

BERITA UTAMA

Satu DPO dari DuaTersangka, Sareskoba KP3 Berhasil Tangkap Ungkap 292,93 Gram Sabu Kawasan Kenjeran

BERITA UTAMA

Dugaan Kasus TUKS Berlarut di Sumenep, Pelapor Soroti Kinerja Penyidik dan Ancam Laporkan ke Ombudsman hingga Polda Jatim

Artikel

Koramil 1612-07/Satar Mese Galang Kerjasama untuk Ketahanan Pangan di Desa Jaong

Artikel

Banjir di Pasuruan Meluas, Rendam 3 Kecamatan