Home / Artikel / BERITA UTAMA / HUKRIM

Senin, 18 Desember 2023 - 11:50 WIB

BEM UIN Palembang Kecam Politik Dinasti

 

Palembang-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menolak keras praktik politik dinasti yang dilakukan presiden Jokowi yang belakangan marak diperbincangkan khalayak.

“Tentunya sangat disayangkan oleh kawan kawan BEM UIN adalah Indonesia yang disebut negara demokrasi dan negara hukum ini malah diciderai oleh kepala negaranya sendiri yaitu presiden Jokowi,” kata M. Yoga Prasetyo, Ketua BEM UIN Palembang, Minggu (17/12).

Pria yang akrab disapa Yoga ini menilai, pada awalnya presiden Jokowi merupakan sosok pemimpin yang dianggap mampu bersentuhan langsung dengan rakyat, tetapi belakangan justru diam-diam mempersiapkan keluarganya untuk berkuasa dengan cara menciderai proses hukum dan demokrasi.

Ditambahkan Yoga, pasca ditetapkannya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90 yang dinyatakan oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) terbukti adanya pelanggaran kode etik berat, BEM UIN langsung menggelar aksi mimbar bebas di Simpang 5 DPRD Provinsi Sumatera Selatan untuk kemudian menentang dan mengecam putusan MK Nomor 90 tersebut.

Baca juga  Kodim 0721/Blora Gelar Tradisi Masuk Satuan, Alih Tugas Dan Wisuda Purna Tugas

“BEM UIN menentang dan mengecam putusan MK 90 dan menuntut agar putusan tersebut direvisi karena cacat administratif dan tidak sesuai dengan aturan yang ada apalagi ketua MK adalah paman Gibran itu sendiri,” tambahnya.

BEM UIN Palembang juga dengan tegas mengecam upaya presiden Jokowi untuk melanggengkan kekuasaan yang disebutnya telah merusak tatanan demokrasi di Indonesia.

“Proses demokrasi yang ada di negara ini sudah dihancurkan oleh kepala negara itu sendiri, dan dampaknya sangat besar. Mahasiswa dan rakyat sudah tidak percaya lagi terhadap demokrasi yang ada di negara ini,” tegasnya.

BEM UIN Palembang juga menyesalkan sikap penguasa yang tidak netral dan sangat terlihat berat sebelah dengan memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden di pilpres 2024 mendatang.

Baca juga  Sampaikan larangan Karhutla kepada masyarakat, saat laks Patroli Dialogis

“Sudah menjadi rahasia umum, ini bukan lagi indikasi tapi ini sudah real bahwa Jokowi sudah menciderai dan mengotak atik demokrasi dan negara ini dengan ikut terlibat di pemilu 2024, semua orang sudah tau kok,” terangnya.

Dipungkasi Yoga dengan mengungkapkan bahwa hari ini mahasiswa sudah melek akan politik dan tidak mudah tertipu. Tentunya di sisa-sisa waktu mendekati pemilu ini, BEM UIN Palembang tetap dan akan terus konsisten mengawal proses demokrasi sampai pada puncak terpilihnya presiden dan wakil presiden yang baru nanti adalah sosok yang bersih tanpa cacat hukum.(FAUZI)

Share :

Baca Juga

Artikel

Bupati Lepas Keberangkatan Calon Jamaah Haji Kloter 20 Asal Sidoarjo

BERITA UTAMA

Bersinergi Dengan Polres Tala Personel Kodim 1009/Tla Siaga Di Pos Pelayanan Desa Bentok

Artikel

Sinergi Indah Di Bulan Ramadhan: Bupati HST Kejari HST Berbagi Kebahagiaan

Artikel

Semangat Bhayangkari Cabang Pulang Pisau Warnai Fun Bike Hari Bhayangkara ke-79

BERITA UTAMA

Polsek Sabangau Ikuti Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Bagikan Brosur Kamseltibcarlantas kepada Pengendara

BERITA UTAMA

Personel Polsek Maliku Sosialisasi Kepada Masyarakat Kecamatan Maliku

BERITA UTAMA

OTK Bacok Warga Hulaan Gresik Hingga Terkapar, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman: “Tidak Ada Tempat Bagi Premanisme, Kami Buru Sampai Tuntas!!!”