Home / Uncategorized

Kamis, 4 Januari 2024 - 19:33 WIB

Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan: Perhatikan Aspek Spiritual Religius dan Maksimalkan Bonus Demografi Untuk RPJPD 2025-2045

Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan: Perhatikan Aspek Spiritual Religius dan Maksimalkan Bonus Demografi Untuk RPJPD 2025-2045

Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan: Perhatikan Aspek Spiritual Religius dan Maksimalkan Bonus Demografi Untuk RPJPD 2025-2045

 

Mamuju — Rencana pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Pemprov Sulbar 2024 dalam tahap penyusunan.

Menurut PJ Gubernur Sulbar Prof.Zudan Arif Fakrulloh, RPJPD 2025-2045 menjadi peluang memaksimalkan Bonus Demografi, yaitu peningkatan dalam pertumbuhan ekonomi yang terjadi ketika jumlah penduduk usia kerja lebih tinggi daripada jumlah penduduk non-produktif, seperti anak-anak dan lansia.

“100 tahun Indonesia merdeka artinya lahir Indonesia emas.
2035, bonus demografi akan besar. Ini harus dikelola dengan baik , demografi itu banyak bekerja sedikit ditanggung ,
harapannya dalam satu keluarga lebih banyak bekerja daripada yang ditanggung. Ketika gagal mengelola itu menjadi bencana demografi.” kata Sestama BNPP ini saat memberikan arahan pada Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD 2025-2045 Pemprov Sulbar, di Graha Sandeq, Kamis (4/1/2024)

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sosialisasikan Aplikasi Saber Pungli di Wilkum Polsek Maliku.

Tantangannya adalah membuka lapangan kerja. Olehnya perlunya memunculkan profesi profesi yang bisa bekerja mandiri, seperti dokter, psikolog, dan lainnya. Dengan begitu masyarakat memiliki pendapatan tambahan, ASN misalnya bisa mendapatkan pendapatan yang dikerjakan secara mandiri, atau disebut ‘passive income’.

Untuk memaksimalkan bonus demografi, penting untuk fokus pada beberapa hal, salah satu diantaranya menumbuhkan literasi, atau sektor pendidikan sebagai kesiapan populasi muda untuk menjadi angkatan kerja yang terampil dan produktif.

Baca juga  Patroli Maja Physical Distancing di Wilkum Polsek Maliku

Sebab itu, Prof. Zudan berharap dalam menyusun RPJPD ini penting melakukan pendekatan sosiologi dan spritual religiutas. Pendekatan sosialisasi diharapkan RPJPD Sulbar 2025-2045 bisa menjadi wadah untuk kelompok-kelompok peradaban dari 1.0-5.0.

Sementara Pendekatan Spritual Religius, perlunya menuangkan nilai nilai kebenaran, tujuan mensejahterakan masyarakat dan membuat masyarakat bahagia. Selain itu diharapkan masyarakat juga mengimplementasikan nilai-nilai spritualitas/religiutas dalam rencana pembangunan.

“Nilait religius tercermin dalam rencana pembangunan dan masyarakatnya bisa mengimplementasikan sebagaimana mellete diatonganan, berjalan di atas kebenaran, dan begitu juga malaqbi,” tutup Zudan. (Fauzi)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Food Estate Sambangi Warga sekaligus Sisipkan Pesan Kamtibmas

Uncategorized

CEGAH GANGGUAN KAMTIBMAS DAN JALIN SILATURAHMI, BHABINKAMTIBMAS SAMBANGI WARGA DESA BINAAN

BERITA UTAMA

Dinas Inspektorat Kota Batu, Inspektur Sugeng Mulyono, Beserta Seluruh Staf dan Pegawai. Mengucapkan Selamat HUT RI Ke-79- 2024

Artikel

Cegah Judi Sat Binmas Polres Pulang Pisau Laksanakan Sambang ke Masyarakat

BERITA UTAMA

Ukur Kebugaran Jasmani, Kodim 1008/Tbg Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan

Uncategorized

Babinsa Koramil 15/Klirong Laksanakan Karya Bakti Pembuatan Talud Bersama Warga Binaan

Artikel

Taekwondo Muda Yonzeni 2 Marinir Raih Prestasi Gemilang di Taekwondo Championship Jatim Open 2025

Uncategorized

Antisipasi Potensi Gangguan Kamtibmas dilingkungan Obyek Vital Polsek Maliku Laksanakan Patroli Malam.