SAMPANG, _Masyarakat dan Aktivis Sampang meradang, terkait statement dari mantan wakil Bupati H Abdullah Hidayat. Yang dinilai nada dan gaya bahasanya sudah melebihi Bupati atau Pejabat Bupati saat menghadiri kegiatan PJ Bupati Sampang, Madura JawaTimur.
Disisi lain, Pejabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, yang baru saja dilantik oleh Gubernur Jatim, tanggal 31 Januari 2024 kemarin, saat ini tengah mendapati sorotan, diduga tidak netral memimpin roda pemerintahan Kabupaten Sampang. Masyarakat sudah mulai ragu dan tidak percaya!!!
Hal ini buntut makin rajinnya mantan wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat, yang selalu hadir di agenda kegiatan Pemkab Sampang. Bahkan mantan orang nomor dua ini, diberi kesempatan memberikan sambutan di kegiatan-kegiatan tersebut.
Ditambah lagi, dengan beredarnya foto dan vidio viral di beberapa grup WhatsApp Sampang, terkait (statementnya) yang tampak begitu kental dengan nuansa politik dan penuh ambisi mantan Wabup sekaligus ketua DPC partai PPP ini saat mendampingi Pj Bupati Rudi melakukan giat, baik seremonial birokrasi, maupun komunikasi dengan politisi.
Berikut viralnya statemen mantan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat yang menyatakan, “yang bisa mengubah PJ Kepala Desa adalah Bupati dan PJ Bupati, meski sebenarnya hal itu melanggar aturan.
“ Saya tegaskan bahwa yang bisa mengganti PJ Desa itu Bupati dan PJ Bupati. Bukan hanya Bupati. Saya sebagai mentor akan meluruskan hal yang bengkok-bengkok,” ungkap Mantan Wabup Sampang dalam sebuah sambut video suara viral.
Sementara disisi lain PJ Bupati Sampang Rudi Arifianto diduga telah menekan PJ Kepala Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan Irham Nurdayanto untuk mundur dari Jabatannya sebagai PJ Kepala Desa hal itu diungkapkannya saat dirinya melakukan klarifikasi pembatalan surat pemunduran diri tersebut.
“ Terus terang kami waktu itu memundurkan diri lantaran ditekan PJ Bupati Sampang dan Ketua DPD PPP Kabupaten Sampang untuk
menandatangani Surat Pengunduran diri, sehingga dengan terpaksa kami tanda tangani. “Tapi berhubungan dengan tanggung jawab kami terhadap masyarakat saya dengan tegas membatalkan surat pengunduran diri tersebut,” kata Irham dalam klarifikasinya.
Dikutip dari media Terbitan.com, PJ Bupati Sampang Rudi Arifianto hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi. Namun, hingga berita ini disiarkan dan Tim awak media terus mencoba konfirmasi pada pihak-pihak terkait.(junaedi)










