Home / Artikel / BERITA UTAMA / HUKRIM / INVESTIGASI / Tag

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:54 WIB

BKKBN Jawa Timur Targetkan Penurunan Stunting sebesar 16 %. Dengan menggandeng seluruh Kader

BKKBN Jawa Timur Targetkan Penurunan Stunting sebesar 16 %. Dengan menggandeng seluruh Kader

BKKBN Jawa Timur Targetkan Penurunan Stunting sebesar 16 %. Dengan menggandeng seluruh Kader

Songsong 2024, BKKBN Jawa Timur Targetkan Penurunan Stunting sebesar 16 %. Dengan menggandeng seluruh Kader Center Of Excellent (COE) seluruh Jawa Timur pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024.

Pada hari ini Selasa (20/02/24), Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024, bertempat di The Alana Hotel Malang, Jl. A. Yani No.12, Blimbing, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

Kegiatan yang dihadiri dan dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Ibu Dra. Maria Ernawati, MM ini mengundang seluruh Kader Center of Excellent (COE) BKB, BKR, BKL dan UPPKA dari 38 kabupaten/kota seluruh wilayah Jawa Timur. Dimana pada acara ini hadir pula Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Pembina COE Bina Keluarga Balita dari seluruuh 38 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. Narasumber pada acara ini adalah Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting (KKPS) dan masing-masing Penanggung Jawab Program di KKPS.

Baca juga  Cooffee Shoop Rutan Kelas II Barru Sulsel Untuk WBP, Ciptakan Suasan Baru

Dalam sambutannya, Ibu Maria Ernawati menyampaikan adanya perubahan nomenklatur bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) sekarang menjadi Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting (KKPS). Pada kesempatan ini pula, Maria menyampaikan beberapa target kerja yang masih harus dicapai pada tahun 2024, terutama yang bersangkutan dengan sasaran penurunan Stunting, dimana di tahun ini Jawa Timur menargetkan penurunan prevalensi Stunting sebanyak 16%, sehingga diharapkan dapat mendukung target penurunan prevalensi nasional sebanyak 14%. Dengan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024 ini Maria juga berharap agar seluruh Kader dan Penyuluh KB Pembina COE dapat mendukung usaha penurunan stunting dengan dapat belajar secara mandiri pada kelas SiBima (Sistem Belajar Mandiri BKB EMAS)

Baca juga  Jum'at Curhat Polsek Cerme Sinergi Bersama Masyarakat Desa Dadapkuning Siap Tindaklanjuti Keluhan

Dalam acara yang dihadiri oleh total peserta 190 orang, juga mendatangkan seorang narasumber ahli yang membagikan kiat dalam “Meningkatkan Penjualan melalui medsos” yang sangat bermanfaat bagi para kader, terutama Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) sebagai salah satu terobosan baru di era milenial ini.

Acara ini diadakan selama 3 hari, dengan berbagai simulasi pembelajaran mengenai program KKPS dan materi yang bermanfaat bagi para kader. Dimana dengan mengikuti acara ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam penyuluhan Program Bangga Kencana sehingga mendukung penurunan prevalensi stunting yang cukup signifikan.redaksi

Share :

Baca Juga

Artikel

Pemanfaatan Pekarangan Pangan Bergizi Berjalan dengan Baik di Lingkungan Masyarakat Wilkum Polsek Maliku

BERITA UTAMA

Sat Lantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Patroli KTL dan Pencegahan Laka Lantas di Daerah Rawan

Artikel

Ramadhan dan Oligarki || Aceng Syamsul Hadie: Ketika Agama Dijadikan Alat Legitimasi Kekuasaan

BERITA UTAMA

Apel Dansat Kodam IV/Diponegoro, Pangdam : TNI Harus Menjadi Solusi Dalam Mengatasi Kesulitan Rakyat

Artikel

Ischak-Kholid Tinjau Sembilan Lokasi Pekerjaan Infrastruktur

HUKRIM

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Kahayan Kuala Lakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Ke Masyarakat

Artikel

Kapolda Jatim Irjen Pol, Drs.Imam Sugianto,M.Si, Resmikan Tiga RS.Bhayangkara

Artikel

Di Harlah NU Ke-101, Ini Yang Disampaikan Babinsa