Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI

Selasa, 19 Maret 2024 - 23:16 WIB

HANYA BUANG ANGGARAN WAKIL RAKYAT TIDAK BISA MENYELESAIKAN PELABUHAN RAKYAT (PELRA )YANG MANGKRAK

HANYA BUANG ANGGARAN WAKIL RAKYAT TIDAK BISA MENYELESAIKAN PELABUHAN RAKYAT (PELRA )YANG MANGKRAK

HANYA BUANG ANGGARAN WAKIL RAKYAT TIDAK BISA MENYELESAIKAN PELABUHAN RAKYAT (PELRA )YANG MANGKRAK

 

Sumenep https//TargetNews.id// Sarkawi menyoroti tentang keberadaan pelabuhan rakyat atau pelra yang berada di desa Kalianget timur kecamatan Kalianget kabupaten Sumenep,

Pelabuhan Tersebut dibangun dari sejak tahun 2005 dengan menghabiskan anggaran kurang lebih 10 miliar dengan tujuan untuk memperlancar transportasi antar kepulauan yang mana Sumenep di apit beberapa rapa pulau.

Ironisnya menurut Sarkawi pemerintah kabupaten Sumenep baik eksekutif dan legislatif sepertinya tidak punya taring untuk menuntaskan pembangunan pelabuhan rakyat atau pelra tersebut.

Baca juga  Bupati Tegal Monitoring Pembayaran THR, Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi

Sarkawi menduga ada kaitannya dengan pembangunan pelabuhan TUKS yang berada di perairan pesisir pantai gersik putih desa Kalianget timur kecamatan Kalianget yang dibangun secara ilegal sejak tahun 2005.

Sampai tahun ini pemerintah kabupaten Sumenep lebih melegalkan pelabuhan TUKS(terminal untuk kepentingan sendiri yang tidak mengantongi izin.
Ini menjadi citra buruk bahwa pemerintah kabupaten Sumenep lebih melindungi para pengusaha yang melanggar aturan perundang undangan atau perda yang sudah di sahkan

Baca juga  PAC Pemuda Pancasila Taman Bagikan seribu lima ratus Takjil di Kelurahan Bohar

Untuk itu Sarkawi minta pada pemerintah kabupaten Sumenep untuk menuntaskan pembangunan pelabuhan rakyat atau pelra tersebut.

Untuk itu Sarkawi Minta pada bapak Bupati Sumenep dan wakil rakyat untuk memperjuangkan pada pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan.

Jika tidak menurut Sarkawi pelabuhan rakyat tersebut yang mangkrak dari tahun 2005, yang menjadi tempat pelabuhan cinta.

Yang mana tiap malam menjadi tempat kumpul kebo ataupun tindakan asusila di areal pelabuhan tersebut pungkasnya (s)

Share :

Baca Juga

Artikel

Pejuang Rakyat Salurkan Bantuan Renovasi Musholla Baitul Muttaqin

BERITA UTAMA

Gubernur AAL Pimpin Acara Pengukuhan Dirdik dan Kadeppel AAL

Artikel

Cegah Pungli Bhabinkamtibmas Sosialisasi Saber Pungli Dengan Warga

Artikel

Wakapolres Pulpis Hadiri Penandatanganan Perjanjian Kinerja Pemda Pulang Pisau dan Pencanangan Pelaksanaan Zona Integritas Menuju WBK serta Komitmen Bersama Core Value

BERITA UTAMA

KALAPAS KELAS II A TARAKAN MENYAKSIKAN UJI TERBANG PARALAYANG BERSAMA DANLANUD ANANG BUSRA

Artikel

Ngeri Diduga Lepas 6 Pelaku Judi, Kapolres Gresik Dan 2 Pejabat Satreskrim Kompak Bungkam

Artikel

Ini Upaya Anggota Satpolairud Berikan Edukasi Salah Satunya Sampaikan Isi Maklumat Kapolda

Artikel

Wujud Cinta TNI AL Kepada Masyarakat, Siswa Kodiklatal Laksanakan Karya Bakti dan Donor Darah di WJY 2024