Polisi Amankan Mantan Kades di Malang Diduga Terlibat Korupsi Alokasi Dana Desa

Mantan Kades di Malang Diduga Terlibat Korupsi Alokasi Dana Desa

Mantan Kades di Malang Diduga Terlibat Korupsi Alokasi Dana Desa

 

MALANG – TargetNews.id Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil mengamankan SH (67), mantan Kepala Desa (Kades) Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. SH diamankan terkait dugaan korupsi anggaran Alokasi Dana Desa (ADD).

Wakapolres Malang Kompol Imam Mustolih mengatakan tersangka SH diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan pribadi saat ia menjabat sebagai Kades Wadung, Pakisaji, pada tahun 2019 hingga 2021.

“Atas perbuatan tersangka,diperkirakan negara mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah,”ujar Kompol Imam Mustolih dalam konferensi pers di Polres Malang, Kamis (16/5/2024).

Wakapolres Malang mengungkapkan tersangka dengan inisial SH merupakan mantan kepala Desa Wadung, Pakisaji.

Kompol Imam menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka dengan cara membuat laporan belanja fiktif dana desa sehingga negara mengalami kerugian total sebesar Rp 646.224.639,62 dari anggaran tahun 2029, 2021, dan tahun 2021 yang bersumber dari dana APBN.

Baca juga  Personel Sat Samapta Polresta Palangka Raya Kawal Pelaksanaan Sidang Tipikor

“Kerugian negara tersebut diketahui setelah dilakukan audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) oleh Inspektorat Kabupaten Malang,”jelas Kompol Imam.

Dalam penangkapan tersebut, Polisi mengamankan barang bukti satu bundel Salinan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Tahun 2018 hingga 2023 Desa Wadung, satu bundel Salinan dokumen laporan pertanggungjawaban Dana Desa Wadung, serta dokumen pendukung lainnya.

“Penggunaannya RAPB Desa Wadung tahun 2019-2021, diduga tidak sesuai dengan peruntukannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari adanya informasi masyarakat terkait adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran Dana Desa serta Alokasi Dana Desa Wadung.

Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga proses penyidikan yang melibatkan pemeriksaan audit dari Inspektorat Kabupaten Malang.

Baca juga  TMMD HST Pacu Pembangunan Jalan 1 Km Lebih, Kayu Galam Jadi Solusi Lahan Labil

Dalam menjalankan aksinya, tersangka SH kerap membuat proyek-proyek fiktif yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Beberapa proyek tersebut diantaranya Pembangunan gazebo, pembelian kipas angin, meja rapat, hingga perbaikan mesin molen.

“Berawal laporan dari masyarakat kemudian kami laksanakan penyelidikan, klarifikasi, lanjut kami naikkan ke tingkat penyidikan serta meminta pemeriksaan audit dari Inspektorat,” ungkap Kasatreskrim AKP Gandha.

AKP Gandha menyebut, pihaknya masih terus menelusuri kemana aliran dana yang disalahgunakan tersebut, dugaan sementara adalah untuk kepentingan pribadi dan memperkaya diri.

“Sampai dengan saat ini kami masih lakukan tracing penelusuran aset-aset yang kami indikasikan menggunakan uang yang dikorupsi tersebut,” kata AKP Gandha.

Atas perbuatannya tersebut tersangka SH akan dikenakan Pasal 2, 3 UU Nomor 20 Tahun 2021 Tentang Tindak Pidana Korupsi.

“Dengan ancaman hukuman maksimal selama 20 tahun penjara,”pungkasnya. Red

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

UJI KETANGKASAN DI AIR PRAJURIT YONIF 11 MARINIR LAKSANAKAN LOMBA RENANG MILITER ANTAR KOMPI

BERITA UTAMA

Upaya Antisipasi Gangguan Keamanan, Polsek Kahayan Kuala Pantau Obvit

BERITA UTAMA

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Api Dari Warga Perbatasan di Kecamatan Sajingan Besar

Artikel

Polres Pulang Pisau Gelar HKN, Wakapolres Ungkap Capaian Kinerja dan Target Strategis 2026

Artikel

Polres Madiun Kota Berhasil Ungkap Kasus Judol dan TPPO, Wujudkan Astacita Presiden RI

Artikel

Sinergi Kebersamaan, Harmoni Bumi Khatulistiwa, Kapolda Kalbar Bersama Forkopimda, Silaturahmi Halal Bihalal Kediaman Bupati, Kubu Raya

Artikel

Lanmar Sorong Melaksanakan Upacara Peresmian Satuan dan Pelantikan Jabatan PS Komandan Detasemen Pekerjaan Umum Pangkalan Korps Marinir Sorong.

Uncategorized

Melaksanakan kegiatan Apel OMP siaga menjelang Pilkada & Penyampaian arahan dari Pimpinan kepada Anggota terkait tugas di lapangan.