Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Selasa, 17 September 2024 - 11:01 WIB

Heboh Pelapor Dibalik Kasus Pencabulan Anak Tiri Oleh Terduga Oknum PNS Di Bangkalan

Pencabulan Anak Tiri Oleh Terduga Oknum PNS

Pencabulan Anak Tiri Oleh Terduga Oknum PNS

Bangkalan TargetNews.id — Dugaan kasus pencabulan oleh ayah tiri yang dilaporkan langsung ibu korban pada Polres Bangkalan kini kian menyita perhatian publik setelah beredar surat damai yang tertera tanda tangan antara pelapor dan terlapor serta mengetahui beberapa saksi dan juga diketahui oleh Kepala Desa Makam Agung dengan membubuhi tanda tangan lengkap beserta stampelnya.

Kasus dugaan pencabulan itu secara resmi dilaporkan oleh ibu korban yang merupakan istri pelaku pada Polres Bangkalan dimana status pelaku merupakan PNS di Kantor Kecamatan Arosbaya.

Yang sempat menjadi pembahasan dikalangan elemen masyarakat yakni surat damai antara terduga pelaku dan terlapor serta hal itu oleh Hanif Pegiat Kecamatan Arosbaya dinilai mengkebiri hukum serta memberikan dampak negativ pada beberapa pejabat setempat yang dengan sengaja dilibatkan.

Baca juga  Giatkan Sambang di Daerah Rawan Karhutla, Polres Pulang Pisau Edukasi Masyarakat Cegah Karhutla

“Itu perilaku yang dinilai mengkebiri hukum dilingkungan kita bagaimana tidak setelah melakukan pelaporan pada Polres Bangkalan atas dugaan pencabulan pada anak dibawah umur yang sedang mengeyam pendidikan di bangku Sekolah Dasa Negeri (SDN) kini malah membuat surat damai sendiri dengan melibatkan Kepala Desa Makam Agung yang notabeni tidak ada kaitannya dengan proses kasus tersebut,” ujar Hanif menyampaikan tanggapannya.

Dibalik adanya tandatangan itu kata Hanif melanjutkan keterangannya ada tangisan pelapor untuk mendapatkan simpati baik dari Kepala Desa Makam Agung bahkan tangisan itu juga kata Hanif yang meluluhkan hati Agung Firmansyah Camat Arosbaya.

Baca juga  Personel Polsek Maliku Awali Tugas Dengan Laksanakan Apel Pagi dan Serah Terima Piket Jaga

“Jadi Supriadi Kades Makam Agung itu sebab tangisan pelapor Ana Fitriyah yang merupakan ibu korban atau istri pelaku memohon agar menandatangani surat perjanjian dengan menyetempelnya juga dan bukan hanya pada Supriyadi bahkan Ana itu nangis pada pak Agung Camat Arosbaya kepentingannya sama agar mendorong Supriyadi menandatangani surat itu,” kata Hanif menyampaikan keterangannya.

Melihat hal itu Hanif meminta agar pihak kepolisian segera memberikan kejelasan hukum atas peristiwa tersebut sehingga peristiwa dugaan kasus asusila ini tidak terlalu lama menjadi blunder ditengan masyarakat khususnya di Kecamatan Arosbaya sehingga publik bisa kembali merasakan kehadiran serta kepastian hukum yang tegas dan objektiv.red

Share :

Baca Juga

Artikel

Baur Komsos Koramil 04/Kra Sebagai Nara Sumber Kegiatan Pelatihan Tanggap Bencana.

Artikel

Dandim 1208/Sambas Hadiri Apel Gelar Pasukan Opspol Kewilayahan Zebra Kapuas, Tahun 2024

Uncategorized

Jaga Masa Depan Penerus Kita Dengan Tidak Membakar Hutan

Artikel

Paslon No.3 KRIDA, Optimalkan “TERAS KRIDA” Jadi Pertumbuhan Ekonomi

Artikel

Sambut Hari Jadi ke-77, Polwan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Anjangsana

BERITA UTAMA

Piket Polsek Sabangau Laksanakan Pengecekan Senpi dan Inventaris Dinas

Artikel

Sat Lantas Polres Pulang Pisau Hadir di Pagi Hari, Wujudkan Keselamatan Lalu Lintas

Artikel

PDFMI Pastikan Afif Maulana Meninggal Dunia Karena Terjatuh, Bukan Penganiayaan