Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Senin, 24 Maret 2025 - 19:56 WIB

Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi Senilai Rp 2,2 Miliar

Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi Senilai Rp 2,2 Miliar

Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi Senilai Rp 2,2 Miliar

 

Sidoarjo, TargetNews.id Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis bio solar di dua lokasi berbeda di Kabupaten Sidoarjo. Empat orang tersangka diamankan bersama barang bukti berupa dua truk yang telah dimodifikasi, ribuan liter solar bersubsidi, serta sejumlah peralatan yang digunakan untuk melancarkan aksi ilegal tersebut.

Berdasarkan laporan kepolisian, pengungkapan kasus ini bermula dari kegiatan penyelidikan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Sidoarjo yang menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Dalam operasi ini, polisi berhasil mengamankan empat orang tersangka di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Penangkapan pertama dilakukan pada Kamis, 6 Maret 2025 pukul 22.00 WIB di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Taman, Sidoarjo. Polisi menangkap dua orang tersangka, yakni Muhammad Andhy (24) asal Blora dan Alif Dedy Kurniawan (24) asal Pasuruan. Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita satu unit truk Fuso Fighter warna biru dengan nomor polisi W-9330-VK yang telah dimodifikasi. Di dalam truk tersebut, ditemukan tangki berkapasitas 5.000 liter yang sudah terisi 700 liter bio solar.

Penangkapan kedua berlangsung pada Rabu, 19 Maret 2025 pukul 03.30 WIB di SPBU Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Polisi kembali mengamankan dua tersangka lainnya, yaitu Darul Umam (39) dan Koko Kusworogo (32), keduanya berasal dari Pasuruan. Mereka menggunakan truk Isuzu NKR55L warna putih dengan nomor polisi W-9136-NH yang juga telah dimodifikasi untuk menampung BBM. Dalam truk ini, polisi menemukan 1.500 liter bio solar yang diduga hasil penyalahgunaan.

Baca juga  Jaga Keharmonisan Bumi Tambun Bungai, Satlantas Polres Pulang Pisau Ajak Warga Tolak Anarkisme

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Fahmi Amarullah, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa para tersangka menggunakan kendaraan yang sudah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas besar dan dilengkapi pompa penyedot. Mereka membeli BBM bersubsidi di berbagai SPBU menggunakan barcode milik orang lain dan plat nomor palsu yang telah disiapkan. BBM tersebut kemudian dijual kembali dengan harga non-subsidi atau harga solar industri, sehingga pelaku meraup keuntungan besar.

“Para pelaku sengaja memanfaatkan selisih harga BBM bersubsidi dan non-subsidi untuk memperoleh keuntungan pribadi. Kerugian negara akibat perbuatan ini diperkirakan mencapai Rp 2,2 miliar,” ujar AKP Fahmi dalam konferensi pers di Mapolresta Sidoarjo.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita berbagai barang bukti, di antaranya:

1. Dari tersangka Muhammad Andhy dan Alif Dedy Kurniawan:

1 unit truk Fuso Fighter warna biru (W-9330-VK)

700 liter bio solar dalam tangki modifikasi berkapasitas 5.000 liter

Baca juga  Kapolda Jatim Kunjungi Pulau Bawean Resmikan Pembangunan Mapolsek Tambak

27 pasang plat nomor yang diduga palsu

30 barcode BBM bersubsidi

Uang tunai Rp 1.950.000,-

2 unit telepon genggam dan 3 lembar nota pembelian BBM

2. Dari tersangka Darul Umam dan Koko Kusworogo:

1 unit truk box Isuzu warna putih (W-9136-NH)

1.500 liter bio solar dalam tangki modifikasi

Uang tunai Rp 3.700.000,-

2 telepon genggam, sebuah kartu ATM BCA, dan sebuah buku catatan transaksi

Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diubah melalui Pasal 40 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, juncto Pasal 55 KUHP. Mereka terancam hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp 60 miliar.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi ini,” tegas AKP Fahmi Amarullah.

Polresta Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi. Penindakan tegas akan terus dilakukan guna menjaga kestabilan distribusi energi dan mencegah kerugian negara.

Demikian rilis resmi dari Polresta Sidoarjo sebagai bentuk transparansi dan komitmen dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah hukum Kabupaten Sidoarjo.
(Mas)

Share :

Baca Juga

Artikel

Bhabinkamtibmas Sosialisasi Stop Pungutan Liar di Wilkum Polsek Maliku

Uncategorized

Kapolres Pulang Pisau Cek Perlengkapan Personil Pengamanan TPS Pemilu Serentak 2024

Uncategorized

Tingkatkan Kemampuan SDM TNI AL, Kapokgadik Kodiklatal Buka Kursus Bingsis

Uncategorized

Jalin Silaturahmi dengan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Food Estate Melaksanakan Sambang Desa dan Menyampaikan Pesan-pesan Kamtibmas

Uncategorized

Anggota Satpolairud Melakukan Pemeriksaan Dokumen Kapal Untuk Menghindari Pelanggaran Yang Dapat Berdampak Kepada Keselamatan Berlayar

BERITA UTAMA

Polisi Hadir, Polres Tegal Kota Gelar Pos Pelayanan Ambang Gangguan (AG) Pagi

Artikel

Patroli Satlantas Polres Pulang Pisau melaksanakan Strong Poin di daerah rawan laka lantas

Artikel

Aksara Jawa di Kelurahan Manukan Kulon