Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Sabtu, 7 Juni 2025 - 20:59 WIB

Polrestabes Makassar Di Duga Tidak Paham MoU Dewan Pers Dengan Polri

Polrestabes Makassar Di Duga Tidak Paham MoU Dewan Pers Dengan Polri

Polrestabes Makassar Di Duga Tidak Paham MoU Dewan Pers Dengan Polri

 

Makassar, – Ketua Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Akbar Polo, memberikan pernyataan tegas terkait polemik yang mencuat akibat pemberitaan media daring Sulseltimes.com mengenai kepemilikan lahan AAS Building, milik Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Polemik bermula saat seorang Pengacara Wawan Nur Rewa menyampaikan tudingan dalam pemberitaan bahwa tanah milik kliennya telah dirampas. Akibatnya, pihak tertentu melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Makassar dengan tuduhan pencemaran nama baik, bahkan menyeret pihak redaksi Sulseltimes.com dalam perkara hukum melalui surat pemanggilan resmi.

Menanggapi hal ini, Akbar Polo mengecam keras langkah pelapor yang langsung membawa kasus tersebut ke ranah kepolisian tanpa terlebih dahulu menempuh mekanisme hak jawab, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.

Baca juga  Senator Lia Istifhama Apresiasi Sidak Khofifah Jaga Stabilitas Harga Sembako Ramadan dan Imlek

“Seharusnya pelapor memberikan hak jawab. Media itu dilindungi oleh undang-undang. Jika merasa dirugikan atas sebuah pemberitaan, ada mekanisme resmi yang sah, bukan langsung melibatkan aparat kepolisian masih ingat MoU kesepakatan Dewan Pers dan polri ,”ujar Akbar Polo pada Jumat (7/6/2025).

Akbar menegaskan bahwa hak jawab merupakan prinsip utama dalam dunia jurnalistik yang telah dijamin melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Saya selaku Ketua PJI Sulsel mengecam keras tindakan ini. Jurnalis bekerja berdasarkan fakta dan kode etik jurnalistik. Jika ada yang merasa dirugikan, gunakan ruang hak jawab — bukan dengan tekanan hukum atau upaya kriminalisasi Pers terjadi,”tegasnya.

Baca juga  Sampaikan Isi Maklumat Kapolda Kalteng Anggota Satpolairud Sasar Penumpang Fery

Ia juga mengingatkan pihak kepolisian untuk bersikap profesional dan cermat dalam menyikapi laporan yang berkaitan dengan produk jurnalistik, serta tidak tergesa-gesa dalam menangani perkara yang sejatinya masih bisa diselesaikan secara etis dan musyawarah.

“Wartawan bukan pelaku kriminal. Media massa adalah pilar ke 4 demokrasi, bukan musuh publik,” tambahnya.

Sebagai penutup, Akbar Polo mengajak seluruh insan pers di Sulawesi Selatan untuk tetap menjaga solidaritas, menjunjung tinggi integritas, dan tidak gentar menghadapi berbagai bentuk tekanan ataupun intimidasi terhadap profesi jurnalistik di Indonesia.

Ongkye

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Babinsa Desa Pohkumbang Koramil 04/Karanganyar Monitoring Kegiatan Pendistribusian Pangan (CBP)

Artikel

Kapolri Harap Direktorat PPA dan PPO Tekan Kasus Kekerasan

BERITA UTAMA

Lagi, Polsek Sabangau Pam Sholat Taraweh di Masjid Darut Taqwa

BERITA UTAMA

Korem 072/Pamungkas Bagi-Bagi Takjil

Artikel

Komsos Danramil Garum Bersama Poktan Rukun Lestari Dalam Rangka Syukuran Tanam Padi

Artikel

Serah Terima Jabatan Ketua Cabang 3 Gabungan Jalasenastri Kodiklatal, Momentum Tingkatkan Dedikasi dan Kreatifitas

BERITA UTAMA

Kakanwil Kemenkumham Jabar (R. Andika Dwi Prasetya) Bersama Wali Kota Tasikmalaya (Cheka) Laksanakan Baksos Pengentasan Stunting HDKD Ke-78

BERITA UTAMA

Dengan Patroli Motor, Satsamapta Polresta Palangka Raya Bergerak Cegah Aksi Jatanras Jalanan