POLRES SUMENEP LAMBAN DALAM MENANGANI KASUS PELABUHAN TUKS: SUDAH JELAS FAKTA DILAPANGAN PENIMBUNAN PANTAI TANPA MENGANTONGI REKLAMASI

POLRES SUMENEP LAMBAN DALAM MENANGANI KASUS PELABUHAN TUKS: SUDAH JELAS FAKTA DILAPANGAN PENIMBUNAN PANTAI TANPA MENGANTONGI REKLAMASI

POLRES SUMENEP LAMBAN DALAM MENANGANI KASUS PELABUHAN TUKS: SUDAH JELAS FAKTA DILAPANGAN PENIMBUNAN PANTAI TANPA MENGANTONGI REKLAMASI

 

TARGETNEWS.ID SUMENEP,– Penanganan kasus dugaan pelanggaran hukum dalam pembangunan Pelabuhan TUKS (Terminal Untuk Kepentingan Sendiri) di wilayah Kalianget, Kabupaten Sumenep, terus menuai tanda tanya. Pasalnya, sejak dilaporkan pada tahun 2021, hingga kini belum terlihat kepastian hukum yang jelas. Padahal, kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan.

Sarkawi, pelapor kasus ini, menyampaikan kegelisahannya atas lambannya proses penanganan perkara. Melalui pesan singkat WhatsApp yang dikirim kepada penyidik Aipda Pardiyanto S.H. dari Unit Pidana Khusus (Pidsus), ia menanyakan perkembangan penyidikan terbaru. Dalam jawaban tertanggal 3 Juni 2025, penyidik mengaku masih terkendala pada keterangan ahli.

“Penyidik bilang minggu depan baru akan koordinasi dengan KPLP dan Dinas Perikanan Jawa Timur terkait penunjukan ahli,” ungkap Sarkawi.

Sarkawi juga mencoba menghubungi Kanit Idik II Pidsus, Ipda Okta Afriasdiyanto SH., MH., pada 3 Juli 2025 melalui pesan WhatsApp untuk menindaklanjuti SP2HP ke-17. Namun, menurut Sarkawi, meski pesannya sudah bercentang biru alias terbaca, tidak ada respon dari penyidik tersebut.

Baca juga  Iptu Sakuri beserta Anggota Terus Jaga Keamanan Area Bandara

“Dalam SP2HP disebutkan, pelapor bisa menghubungi penyidik jika butuh informasi lanjutan. Tapi ketika saya menghubungi, malah tidak direspons. Aneh kan?” sesalnya.

Lebih jauh, SP2HP ke-17 menyebut penyidik telah memeriksa beberapa pihak, termasuk Andry Rudiman dari BPN Sumenep dan Kukuh Agus Susyanto dari DPMPTSP Sumenep. Surat permintaan keterangan ahli juga disebut akan dilayangkan ke Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub RI serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.

Namun, bagi Sarkawi, semua itu hanya menjadi daftar formalitas belaka jika tak kunjung ditindaklanjuti secara nyata.

“Sudah tiga Kapolres menjabat sejak 2021, tapi kasus ini tak juga menunjukkan perkembangan signifikan. Apakah tidak ada keseriusan atau ada sesuatu yang disembunyikan? Saya hanya butuh kejelasan,” tegasnya.

Sarkawi juga menyoroti minimnya pemahaman pihak Humas Polres Sumenep terhadap kasus tersebut. “Ketika saya tanya, mereka jawab belum tahu atau akan menanyakan dulu. Masa kasus yang sudah lima tahun ditangani, Humas belum tahu?” ucapnya dengan nada kecewa.

Baca juga  Personil Polsek Pandih Batu Sosialisasi Dumas Layanan Call Center Polsek Pandih Batu

Lebih lanjut, Sarkawi meminta Kapolres Sumenep yang kini dijabat AKBP Rivanda S.I.K., turun tangan langsung untuk mengevaluasi kinerja penyidik.

“Jangan sampai masyarakat menilai Polri berpihak pada pengusaha atau pihak tertentu. Ini ujian integritas institusi,” tandasnya.

Diketahui, pelabuhan TUKS yang dibangun PT Asia Garam Madura milik Nur Ilham itu diduga dibangun tanpa izin lengkap dan melibatkan banyak pihak. Mulai dari terbitnya SHM oleh BPN, dugaan keterlibatan pemerintah desa Kalianget Timur, OPD Kabupaten Sumenep, hingga tokoh penting Sumenep saat itu yang bahkan disebut ikut meresmikan pelabuhan tersebut.

“Kalau penyidik serius, ini sebenarnya sudah cukup bukti untuk ditindaklanjuti. Bahkan kalau ada terlapor dua kali mangkir, kenapa tidak dilakukan upaya jemput paksa sesuai prosedur,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Briptu Maulana Ilham Personel Polsek Kahayan Tengah Sosialisasikan Pelayanan Publik Call Center Polsek Kahayan Tengah

Artikel

Cegah Tindak Pidana Premanisme, Polsek Maliku Gencarkan KRYD

Uncategorized

“Polisi Bantu Masyarakat” Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Uncategorized

Cegah kecelakaan lalu lintas personel Polsek Maliku melaksanakan patroli beat

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Sambangi Warga sekaligus Sisipkan Pesan Kamtibmas

Artikel

Pengamat  Kecelakaan Kerja Seorang Karyawan PT BAI Pasti Suatu Kelalaian Menajemen

BERITA UTAMA

Personel Polsek Kahayan Kuala menyampaikan pesan Kamtibmas, dan Himbauan kamtibmas dan mendukung Program pemerintah terkait ketahanan pangan

Artikel

Pembaris Muda SD Negeri Klampok 5 Tampil di Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-78