Home / BERITA UTAMA

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:18 WIB

Evaluasi Semester I Kabupaten Tegal, Bupati Minta Percepatan Realisasi Anggaran

FOTO: Permintaan itu di sampaikan Ischak saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan II di Pendopo Amangkurat, Slawi, Senin (27/07/2026). Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud, TARGETNEWS.ID/FAUZI

FOTO: Permintaan itu di sampaikan Ischak saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan II di Pendopo Amangkurat, Slawi, Senin (27/07/2026). Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud, TARGETNEWS.ID/FAUZI

SLAWI, TargetNews.ID Bupati Tegal Ischak Maulana Rochman meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat realisasi anggaran pada Semester II Tahun Anggaran 2026, menyusul hasil evaluasi Semester I yang menunjukkan realisasi belanja daerah baru mencapai 41,2 persen, sedangkan realisasi belanja modal baru 7,6 persen dari pagu anggaran.

Permintaan itu di sampaikan Ischak saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan II di Pendopo Amangkurat, Slawi, Senin (27/07/2026). Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud, yang memaparkan hasil evaluasi Semester I sekaligus langkah percepatan pada sisa waktu tahun anggaran.

Pada prinsipnya segera lakukan percepatan. Mengingat saat ini kita sudah memasuki Semester II, waktu efektif pelaksanaan kegiatan semakin terbatas. Saya minta seluruh perangkat daerah segera menuntaskan proses pengadaan dan mempercepat pelaksanaan program yang telah di rencanakan,” ujar Ischak.

Ia meminta setiap kendala yang dihadapi perangkat daerah segera di komunikasikan agar tidak menghambat pembangunan. Proyek-proyek prioritas, katanya, harus terus dikawal agar selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ischak menegaskan, kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik. “Kita harus optimistis. Yang paling penting, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sedikit pun sehingga masyarakat tetap memperoleh layanan yang baik,” tegasnya.

Baca juga  Danramil 19/ Kuwarasan Berikan Pembekalan LDK OSIS MA Ma'arif

Amir Makhmud menekankan, hasil evaluasi Semester I harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah sebagai bahan perbaikan. “Kita masih memiliki waktu sekitar lima bulan ke depan untuk menyelesaikan seluruh program. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus segera melakukan percepatan agar penyerapan anggaran maupun pelaksanaan fisik dapat tercapai sesuai target,” katanya.

Menurut Amir, salah satu penyebab deviasi capaian program adalah lambatnya proses pengadaan barang dan jasa serta perencanaan yang belum sepenuhnya selaras dengan kondisi di lapangan. “Sering kali realisasi kegiatan sebenarnya sudah berjalan baik, tetapi target pada RKO disusun terlalu tinggi sehingga muncul deviasi negatif. Karena itu, perencanaan harus disusun secara lebih cermat dan realistis,” jelasnya.

Sejumlah perangkat daerah turut memaparkan langkah percepatan masing-masing dalam sesi evaluasi tersebut. DPUPR mempercepat penyelesaian kontrak pekerjaan konstruksi, Dinas Kesehatan mengebut pengadaan obat dan alat kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan percepatan paket pekerjaan fisik di satuan pendidikan, sementara Dinas Lingkungan Hidup fokus pada pembangunan fasilitas pengelolaan sampah. Bapperida turut merekomendasikan peningkatan intensitas monitoring terhadap perangkat daerah yang capaiannya masih di bawah target, guna mengidentifikasi kendala sejak dini.

Baca juga  TNI dan Warga Kompak Bersihkan Parit, Ciptakan Lingkungan Desa Haruyan Seberang yang Bersih

Amir menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tegal akan meningkatkan intensitas monitoring pada Agustus hingga September, bersamaan dengan penyusunan APBD Perubahan.

Harapannya, setiap perangkat daerah memiliki target perbaikan yang jelas sehingga pada triwulan berikutnya capaian pelaksanaan program dapat semakin baik,” ujarnya.

Selain evaluasi anggaran, Bupati turut menyoroti kualitas pelayanan publik yang kini tidak hanya dinilai dari aspek administrasi, tetapi juga ketersediaan fasilitas bagi kelompok rentan. Ischak mendorong seluruh perangkat daerah menghadirkan fasilitas yang lebih inklusif di kantor pemerintahan, sekolah, puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas umum lainnya, seperti jalur landai, toilet ramah disabilitas, ruang laktasi, dan area tunggu bagi lanjut usia dan ibu hamil.

Ischak mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi dan sinergi agar target pembangunan Kabupaten Tegal Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Senda Gurau Bersama Anak-Anak di Lokasi Kegiatan

Artikel

Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada, Polsek Sukorejo Gencarkan Patroli

BERITA UTAMA

22 Tahun Mengabdi, Alumni Dikmaba 2000 Polres Pulang Pisau Berbagi

BERITA UTAMA

Menangi Undian Tabungan Bima, Iroma Maulida Bawa Pulang XPander

Artikel

Bhabinkamtibmas Polsek Kahayan Kuala menyampaikan pesan Kamtibmas, dan Himbauan kamtibmas

Artikel

Satgas Yonif 509 Kostrad Patroli dan Sambangi Masyarakat Door to Door di Kampung Amisiga, Intan Jaya

Artikel

Sambangi Warga desa hanjak Maju personil Satbinmas aktif berikan himbau dan edukasi cegah karhutla

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Gelar Patroli Wilayah dan Pantau Lokasi Rawan Laka Lantas