Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Minggu, 27 Juli 2025 - 02:13 WIB

Selamatan Desa Pendem, Ditutup Gelar Wayang Kulit Lakon Lahirnya Wisang Geni

Foto: Kades Pendem Kota Batu Tri Wahyuwono Efendi, sore hari saksikan persiapan Crew wayang kulit lakukan cek sound sebelum digelar malam hari di pendopo kantor desa.

Foto: Kades Pendem Kota Batu Tri Wahyuwono Efendi, sore hari saksikan persiapan Crew wayang kulit lakukan cek sound sebelum digelar malam hari di pendopo kantor desa.

 

KOTA BATU, TargetNews.id – Selamatan desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu, menggelar beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sejak 22 Juni – 26 Juli 2025. Penutupan bersih desa ditutup langsung dengan gelaran wayang kulit dan campur sari sebagai tradisi rutin tiap tahun di Pendopo balai desa Pendem, pada Sabtu (26/7/2025).

Gelaran wayang kulit semalam suntuk di laksanakan oleh dalang Ki Nurhadi Putro, anak almarhum dalang Ki Matadi asli seni wayangan versi Jawa Timuran cirikhas Malangan. Ki Nurhadi Putro mengambil judul cerita Lahirnya Wisang Geni.

“Filosofi dari cerita lahirnya Wisang Geni itu sendiri, menggambarkan lahir seorang anak laki-laki yang kesatria dan sakti. Dia juga bisa menjadi panutan dari semua pengikutnya bahkan bisa mengayomi bahkan mensejahterakan warganya,”kata Ki Nurhadi pada awak media.

Cerita tersebut menggambarkan seperti peradaban saat ini, sebagai pemimpin negara atau pemerintah daerah bahkan kepala desa Pendem Tri Wahyuwono Efendi yang bisa jadi Satria. Kesatrian itu seperti hanya jadi panutan dan melayani,melindungi masyarakat desa di segala bidang.

Dari cerita lahirnya Wisang Geni menurut Ki Nurhadi lagi, merupakan bagian sejarah dunia pewayangan yang mitos, tetapi bisa digambarkan dan di filosofikan di era digitalisasi yang sangat kompleks. Semoga dengan judul itu,akan jadi hikmah kita semua untuk refleksi diri di dunia yang instan dengan perubahan.

Baca juga  Personel Polsek Maliku Awali Tugas Dengan Laksanakan Apel Pagi dan Serah Terima Piket Jaga

“Kita sebagai WNI harus memahami arti keragaman ,budaya, tradisi dan berbagai agama yang patut kita syukuri. Dengan berbagai perbedaan itu tidak melunturkan rasa semangat kebersamaan dan saling menghormati satu dengan lainnya,”ungkapnya

Doa kami sebagai pewaris budaya seni wayang kulit akan tetap ada di Indonesia. Dan Kades Pendem Tri Wahyuwono Efendi semoga di berikan kelanggengan ,sehat bersama perangkat desanya, serta masyarakatnya sejahtera di jauhkan dari marabahaya.

Kesempatan itu Kades Pendem Tri Wahyuwono Efendi menyimpulkan dengan di gelarnya seni dan tradisi wayang kulit ketika ada bersih desa, identik harus tetap terlaksana. Karena itu merupakan bagian seni ,uri-uri dari cerita pewayangan yang mengaplesiasi pola kehidupan kita semua di era kemajumakan dan keterbukaan.

“Sesuai filosofi cerita Ki Nurhadi, menterjemahkan munculnya seorang dihadapkan dengan berbagai persoalan dan tantangan konkrit di suatu pemerintahan. Maka pemimpin tersebut tidak bisa lepas dari ujian dan tantangan di jaman modernisasi saat ini,”ungkap Kades Pendem Efendi.

Baca juga  Danramil 09/Kutowinangun Bekali Anggota Linmas Bela Negara

Berlanjut seorang pemimpin tetap harus memiliki jiwa corsa dan optimis, yang bisa mengayomi masyarakatnya dari berbagai persoalan yang datang silih berganti. Maka gambaran seorang pemimpin banyak sekali masuk dalam bahasa pewayangan yang di jadikan judul cerita. Itu mengeklarasikan seorang pemimpin memiliki beban moral yang tinggi pada masyarakatnya.

Harapannya dengan ulang tahun desa Pendem 2025,gelar wayang kulit, ada barokah maupun hikmah bagi semua perangkat dan lembaga desa serta seluruh masyarakat desa Pendem,bisa terlayani secara maksimal dan sejahtera.

“Dengan terbentuknya Desa Pendem yang sudah sekira abad ke 18 dulu, maka gambaran pembentukan pemerintahan yang ada sekarang ini, mari masyarakat dan unsur elemen yang ada bersama melibatkan diri.

Karena tidak mungkin Pemdes dan perangkat itu berjalan sendiri. Tetap konsulidasi,komunikasi pro aktif yang harus terus dijalankan demi pelayanan cepat,tepat dan maksimal pada masyarakat desa Pendem bisa merata,”pungkasnya.

Penulis : Wanto
Editor : Habib

Share :

Baca Juga

Artikel

Peringatan HUT Satpam Ke-45, Polres Pulang Pisau Apresiasi Garda Terdepan Keamanan Swakarsa

BERITA UTAMA

Berada di jalur Lintas Polsek Kahayan Tengah Antisipasi Peredaran Barang Terlarang

Uncategorized

Melaksanakan Sambang, Bhabinkamtibamas Polsek Maliku Sampaikan Kepada Warga Masyarakat untuk Waspadai TPPO.

Artikel

Babinsa 1612-01/Ruteng Sinergitas TNI-Polri Dalam Pembagian Sembako di Kelurahan Golodukal

Artikel

Kapolri Tegaskan Komitmen Transformasi Polri

Uncategorized

Rajut Sinergi Umat, Senator Lia Istifhama Terima Audiensi LDII Jatim, Perkuat Kolaborasi dan Gagasan Board of Peace

BERITA UTAMA

Kapolda NTT dan Gubernur Sampaikan Penanganan Gempa Flores: Fokus Evakuasi, Data Korban, dan Cegah Hoaks

BERITA UTAMA

Berita Acara Pemberhentian sebagai Gubernur-Wagub Jatim : Khofifah-Emil Dardak Tandatangani