Pulang Pisau – Suasana sakral dan penuh khidmat mewarnai pelaksanaan Ritual Adat Tiwah di Desa Pangi, Kecamatan Banama Tingang, yang berlangsung pada hari Minggu (14/09).
Kegiatan keagamaan dan adat masyarakat Dayak ini mendapat pengamanan penuh dari Polsek Banama Tingang, guna memastikan seluruh rangkaian prosesi berjalan aman dan tertib.
Ritual Tiwah merupakan bagian penting dalam ajaran Hindu Kaharingan, yang bertujuan untuk menghantarkan roh leluhur ke alam baka atau Lewu Tatau. Upacara ini menjadi bentuk penghormatan kepada arwah keluarga yang telah meninggal dan menjadi simbol kuat pelestarian adat Dayak.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifai, S.Kom, beserta sejumlah tokoh agama Hindu Kaharingan, tokoh masyarakat, dan warga Kecamatan Banama Tingang yang antusias mengikuti jalannya prosesi.
Kapolsek Banama Tingang, IPDA Jeremia Wirawasita Tarigan, S.Tr.K., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan dan kearifan lokal yang tumbuh di masyarakat.
“Pengamanan ini merupakan komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta wujud penghormatan terhadap tradisi dan budaya lokal. Kami ingin memastikan kegiatan berjalan lancar, tertib, dan tetap dalam suasana yang damai,” ujarnya.
Personel Polsek Banama Tingang diterjunkan langsung ke lokasi kegiatan untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, sekaligus berkoordinasi dengan panitia penyelenggara serta tokoh adat setempat.
Rangkaian prosesi Tiwah berlangsung lancar hingga akhir acara. Tidak hanya menjadi momen spiritual, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarwarga, tokoh adat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan. (Humasrespulpis)










