Surabaya, TargetNews.ID – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (DPC Peradi SAI) Surabaya menyiapkan program bantuan hukum gratis di tingkat kelurahan dan kecamatan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk menghapus stigma mahalnya akses keadilan, Jumat 3 Juli 2026.
Selain itu, DPC Peradi SAI Surabaya berkomitmen membuka pendampingan hukum cuma-cuma (pro bono) bagi masyarakat kecil di bawah kepemimpinan Ketua DPC Peradi SAI Surabaya Tonic Tangkau.
Sementara itu, Peradi SAI Surabaya akan menerjunkan para advokat untuk berjaga dan memberikan pendampingan hukum langsung di setiap kantor kecamatan dan kelurahan di Surabaya.
“Kami pastikan pendampingan di kelurahan dan kecamatan ini non-biaya sama sekali {Nol rupiah}. Kami ingin membuktikan bahwa profesi advokat adalah officium nobile atau profesi yang mulia. Jangan hanya mencari uangnya saja,”ujar Tonic Tangkau saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) I Peradi SAI Surabaya di Hotel Veerwood Surabaya.
Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi jawaban atas pesan tokoh hukum nasional Mahfud MD yang kerap mengingatkan agar pelayanan hukum tidak tebang pilih dan tidak hanya berpihak kepada kelompok berduit.
“Guna mengesekusi program yang menyentuh masyarakat bawah ini, kita akan menggebrak stigma hukum mahal dengan menempatkan 75 persen anak muda di struktur kepengurusannya sebagai motor penggerak,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pakar Peradi SAI Surabaya H. Soetomo menegaskan perlindungan bagi pencari keadilan harus semakin diperluas di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan modernisasi.
“Salah satunya adalah dengan segera merealisasikan kerja sama bantuan hukum gratis ini dengan Pemkot Surabaya serta menggandeng akademisi dari Universitas Airlangga (Unair),”ucapnya.
Selain itu, Ketua Dewan Penasihat Peradi SAI Surabaya Abdul Salam mengingatkan para advokat muda agar tetap memegang teguh etika dan moralitas dalam menjalankan profesinya.
“Membela klien itu totalitasnya di dalam ruang sidang. Namun di luar itu, kita semua adalah sahabat dan pelayan masyarakat. Jangan ada arogansi,”tegas Abdul Salam.
Dengan kepengurusan yang didominasi pengurus muda, Peradi SAI Surabaya berharap kehadirannya menjadi benteng keadilan yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Surabaya.{Red}










