Pulang Pisau – Suasana malam pergantian tahun di Kabupaten Pulang Pisau berlangsung berbeda. Tanpa gemerlap pesta dan kembang api, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau bersama jajaran Forkopimda menggelar Doa Bersama Lintas Agama yang dihadiri Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., sebagai wujud empati dan kepedulian terhadap para korban bencana kemanusiaan di sejumlah wilayah Pulau Sumatera.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta tokoh agama lintas iman. Seluruh peserta menyatukan doa dan harapan bagi keselamatan bangsa, kedamaian daerah, serta kekuatan bagi saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya doa bersama lintas agama ini. Ia menegaskan bahwa malam pergantian tahun seharusnya dimaknai dengan refleksi, empati, dan kepedulian sosial, bukan dengan euforia yang berlebihan.
“Di tengah duka saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, sudah sepatutnya kita menahan diri dan menunjukkan empati. Karena itu, tidak ada izin untuk pesta, petasan, maupun kembang api pada malam pergantian tahun,” tegas Kapolres.
Selain itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk mengisi malam tahun baru dengan kegiatan positif, seperti beribadah dan berkumpul bersama keluarga. Ia juga melarang konvoi kendaraan, balap liar, serta penggunaan knalpot brong, dan menegaskan pengawasan ketat terhadap peredaran minuman beralkohol dan narkoba.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Polres Pulang Pisau turut menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Pulang Pisau tetap aman dan kondusif dalam menyambut Tahun Baru 2026.










