SURABAYA — Sosok Kapolsek yang ramah, supel, dan dekat dengan masyarakat kini benar-benar dirasakan warga Kecamatan Simokerto, Surabaya. Di bawah kepemimpinan Kapolsek Simokerto KOMPOL Zainul Rufik, S.H., wajah kepolisian tampil lebih humanis, terbuka, dan membumi tanpa sekat jabatan.
KOMPOL Zainul Rufik dikenal sebagai pribadi yang tidak menjaga jarak dengan masyarakat. Sikapnya yang ramah, santun, dan mudah bergaul membuat warga merasa nyaman. Bahkan, masyarakat tidak melihat dirinya sebagai sosok Kapolsek yang kaku atau menakutkan, melainkan sebagai pelindung dan pengayom yang hadir di tengah mereka.
> “Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Jangan sungkan, jangan takut untuk menyampaikan pengaduan atau laporan. Polisi hadir untuk melayani masyarakat,” tegas Kompol Zainul Rufik.
Pendekatan humanis tersebut diwujudkan melalui kebiasaan Kapolsek Simokerto yang sering turun langsung ke kampung-kampung, berbaur dengan warga, mendengar aspirasi, serta memastikan keamanan dan ketertiban lingkungan tetap terjaga.
Tak hanya fokus pada kamtibmas, Kompol Zainul Rufik juga menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan berlalu lintas. Hampir setiap pagi sekitar pukul 09.00 WIB, ia rutin berada di perempatan Kaliondoh, salah satu titik rawan kemacetan dan kecelakaan di wilayah Simokerto.
Kehadirannya di lapangan bertujuan mengurai kepadatan arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi kecelakaan, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan lancar.
Langkah nyata tersebut mendapat apresiasi dari warga. Kehadiran langsung Kapolsek di lapangan dinilai memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik tanpa mengenal waktu dan jabatan.
Dengan gaya kepemimpinan yang ramah, supel, dan rendah hati, KOMPOL Zainul Rufik, S.H. menjadi cerminan Polri yang presisi dan humanis. Tanpa sekat jabatan, ia menempatkan diri sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Simokerto, Surabaya.
(H.niman)










