Maliku – Aksi cepat dan kemanusiaan ditunjukkan jajaran Polsek Maliku, Polres Pulang Pisau, Polda Kalteng, saat mengevakuasi seorang pria tanpa identitas yang ditemukan pingsan di pinggir Jalan Lintas Desa Gandang, Kecamatan Maliku, Sabtu (17/01/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Kejadian bermula dari laporan warga yang merasa curiga melihat seorang pria misterius mondar-mandir tanpa arah di sekitar permukiman. Tak lama kemudian, pria tersebut jatuh pingsan di dekat sebuah bengkel dalam kondisi sangat lemas.
Mendapat laporan, personel piket siaga Polsek Maliku segera meluncur ke lokasi. Menyadari kondisi pria itu yang membutuhkan penanganan medis segera, polisi berkoordinasi dengan Kepala Desa Gandang, Bapak Sujarno, untuk mengevakuasi korban menggunakan ambulans desa menuju Puskesmas Maliku.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Maliku, IPDA Andy Eka Pradana, S.Sos., menjelaskan, “Saat petugas mencoba berkomunikasi, pria tersebut sulit diajak bicara dan keterangannya tidak jelas. Prioritas utama kami saat itu adalah menyelamatkan nyawanya agar mendapatkan perawatan medis yang layak di Puskesmas.”
Berdasarkan pemeriksaan awal, pria tersebut memiliki ciri-ciri fisik: tubuh kurus, muka bulat, kulit sawo matang, serta terdapat luka kering di lengan kanan, pusat, dan kaki kiri yang diduga akibat infeksi kulit. Ia mengenakan jaket biru dan celana jeans panjang biru kecoklatan, serta membawa kantong kresek berisi 10 gelas air minum, 2 lembar baju, 1 celana pendek merah, dan sisa roti yang sudah dimakan.
Saat ini, pihak medis Puskesmas Maliku masih melakukan observasi intensif terhadap kondisi kesehatan pria tersebut. Sementara itu, polisi terus berupaya mencari informasi mengenai identitas maupun keluarga yang mungkin kehilangan anggota dengan ciri-ciri serupa.
Polsek Maliku menghimbau masyarakat yang mengenali pria misterius ini untuk segera menghubungi Polsek Maliku atau mendatangi Puskesmas Maliku. Tindakan cepat polisi bersama warga ini berhasil menyelamatkan nyawa pria misterius dan menunjukkan sinergi positif antara aparat dan masyarakat. (Humasrespulpis)










