Pulang Pisau – Tugas rutin patroli perairan yang dilakukan oleh jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Pulang Pisau kembali membuahkan aksi kemanusiaan. Di tengah pengawasan wilayah hukum perairan Kelurahan Kalawa, para personel kepolisian mendapati seorang warga yang terhenti di tengah sungai akibat mesin klotoknya mati mendadak.
Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, ternyata perahu tersebut mengalami kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kondisi perahu yang terombang-ambing di jalur pelayaran ini tentu berisiko bagi keselamatan pemiliknya.
Melihat kendala yang dihadapi warga tersebut, personel Satpolairud dengan sigap langsung mengambil tindakan. Petugas segera membantu membelikan BBM ke pangkalan terdekat agar perahu tersebut dapat melanjutkan perjalanannya kembali.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud AKP Widodo, S.E., menegaskan bahwa kesigapan ini merupakan wujud nyata dari slogan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Patroli perairan tidak hanya fokus pada aspek keamanan saja, namun juga mencakup kepedulian sosial. Anggota di lapangan kami instruksikan untuk selalu peka terhadap kesulitan warga. Kejadian warga yang kehabisan BBM ini adalah contoh kecil di mana kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung,” ujar AKP Widodo.
Warga yang mendapatkan bantuan merasa sangat terbantu dan mengapresiasi kebaikan para petugas. Ia mengaku sempat bingung karena berada cukup jauh dari tepian, namun kehadiran kapal patroli Satpolairud menjadi penyelamat di waktu yang tepat.
Aksi spontan ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar yang menyaksikan proses pertolongan tersebut. Hal ini membuktikan bahwa dedikasi Satpolairud Polres Pulang Pisau dalam menjaga wilayah sungai Kahayan sejalan dengan upaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat pesisir.
Dengan semangat pelayanan yang tulus, Satpolairud Polres Pulang Pisau berkomitmen untuk terus mengawal keamanan sekaligus menjadi solusi bagi kendala-kendala yang dihadapi masyarakat di wilayah perairan. (Humasrespulpis)










