Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / Tag / TNI-POLRI

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:14 WIB

Polres Gresik Amankan 1 DPO Gangster Pelaku Pengeroyokan di Gresik

TARGETNEWS.ID GRESIK – Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim membekuk 1 lagi DPO pelaku gangster yang mengeroyok warga di Kecamatan Dukun dan Panceng.

Tersangka berinisial PRP (19) itu ditangkap Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim di wilayah Desa Pongangan, Kecamatan Manyar.

Pemuda tersebut merupakan salah satu dari 8 gangster yang terlibat aksi pengeroyokan pada 4 Januari lalu.

Warga Benowo, Kota Surabaya itu turut melakukan pemukulan, dan merampas tas korban saat tidak berdaya.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil menangkap 1 orang DPO dari 3 terduga pelaku yang ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).

Baca juga  Babinsa 1612-01/Ruteng mengamankan Perayaan Misa Jum'at Agung

“Benar, pelaku membawa kabur tas milik korban, beserta handphone yang berada di dalamnya,” kata Ipda Andi, Selasa (27/1/26).

Kepada penyidik, ia mengaku handphone tersebut telah diserahkan kepada dua orang DPO lainnya. Yakni DVT dan RZL yang hingga saat ini masih dalam pengejaran oleh pihak kepolisan.

“Dari 8 tersangka, sudah ada 6 yang kami amankan. Sisa 2 DPO lainnya yang masih terus kami kejar,” ungkapnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan tersangka PRP menjadi DPO setelah berulangkali mangkir dari panggilan penyidik.

Pelariannya berakhir setelah petugas menangkapnya di sebuah kost yang berada di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar.

Baca juga  Dandim 0830/Surabaya Utara Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila Di Balaikota Surabaya

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengungkap, bahwa aksi pengeroyokan itu diinisiasi tersangka YF (26) warga Kebomas.

Ia ditangkap di wilayah Mojokerto dan dihadiahi timah panas akibat melawan petugas.

“Perannya sebagai provokator. Saat korban dianiaya, tersangka juga merampas handphone milik para korban,” kata AKP Arya.

Selain 8 orang yang terlibat, terdapat 5 anak di bawah umur yang sempat diamankan lantaran berada di dalam konvoi.

Namun, mereka hanya diberi sanksi wajib lapor, sebab tak ikut dalam aksi pengeroyokan.

Samsul

Share :

Baca Juga

Artikel

Gotong Royong Babinsa dan Warga Patikalain Kembalikan Akses Jembatan yang Terdampak Longsor

BERITA UTAMA

Demi Generasi Sehat, Brebes Perkuat Komitmen Penurunan Stunting

Artikel

Optimalkan Yanmas Pagi : Personil Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Pengaturan Arus Lalin

Artikel

Danrem 121/ABW Brigjen TNI Luqman Arief M.I.P Melakukan Kunjungan ke Perbatasan RI Malaysia Pos Sei Kelik Kabupaten Sintang

Artikel

Hentikan Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza, Jangan Biarkan Tentara Indonesia Terjebak

BERITA UTAMA

Cegah Terjadinya Karhutla, Patmor Samapta Giatkan Sosialisasi

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Patroli di Daerah Rawan Pelanggaran dan Laka Lantas

BERITA UTAMA

Dankodiklatal Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah Disambut Prajurit dan PNS di Mako Kodiklatal