Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:59 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah, DWP Dinbudpar Brebes Gelar Pelatihan Eco Enzyme dan Pererat Silaturahmi

Brebes, TargetNews.id Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Brebes menggelar pertemuan rutin sekaligus pelatihan pengolahan sampah organik menjadi cairan fermentasi multiguna, Eco Enzyme. Kegiatan ini berlangsung di Aula kantor dinas setempat Rabu (28/01/2026).

Selain sebagai ajang peningkatan kapasitas anggota, pertemuan ini menjadi momen emosional bagi Plt Pembina DWP Dinbudpar, Ny. Sriatun Eko Supriyanto, untuk sekaligus memberikan motivasi kepada para pendamping Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam sambutannya, Ny. Sriatun Eko Supriyanto menekankan pentingnya peran istri ASN dalam mendukung kinerja suami melalui organisasi DWP. Sejak 25 Desember tahun lalu, Bapak Drs. Eko Supriyanto M.Si, telah dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, namun masih mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinbudpar.

Secara otomatis saya masih menjabat sebagai Plt Pembina DWP Dinbudpar. Saya berharap ke depan, di bawah kepemimpinan yang baru nanti yang saat ini sedang proses asesmen JPT organisasi ini bisa berjalan jauh lebih baik lagi,” ujar Sriatun.

Baca juga  Sambut Hari Bhayangkara ke-77, Polres Malang Gelar Pengobatan Gratis

Beliau juga menyampaikan permohonan maaf dan pesan mendalam mengenai loyalitas sebagai abdi negara. “Sebagai istri ASN, kita harus siap mengikuti ke mana pun tugas memanggil sesuai SK Bupati. Saya berharap silaturahmi ini tetap terjaga,” tambahnya.

Selanjutnya, puncak acara diisi dengan pelatihan pembuatan Eco Enzyme yang dipandu oleh pegiat Eco Enzyme Nusantara wilayah Brebes, Ulfatunlaeli Sa’adiyah. Laeli memaparkan bahwa Eco Enzyme adalah solusi praktis untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan mengolah sampah dapur menjadi produk bermanfaat.

Dengan rumus 1:3:10 Laeli membagikan formula sederhana pembuatan Eco Enzyme yang dapat dipraktikkan di rumah
1 Bagian Gula merah atau molase.
3 Bagian: Sampah organik (minimal 5 jenis kulit buah/sayur segar, tidak berlemak/keras).
10 Bagian: Air (60% dari volume wadah).

Baca juga  Kakek di Sidoarjo Cabuli Bocah 15 Tahun Modus Ajak Main

Proses fermentasi dilakukan selama tiga bulan dalam wadah tertutup rapat. Hasilnya adalah cairan ‘bonus melimpah’ yang bisa menjadi sabun mandi, karbol, detergen, hingga pembersih udara,” jelas Laeli.
Lebih dari sekadar produk kebersihan, pengolahan Eco Enzyme diklaim sebagai langkah nyata melawan krisis iklim. Dengan mencegah sampah organik membusuk di TPA, emisi gas metana dapat dikurangi, yang pada gilirannya membantu melindungi lapisan ozon dan menekan pemanasan global.

Diharapkan, melalui pelatihan ini, para anggota DWP Dinbudpar Brebes tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelopor pelestarian lingkungan di lingkungan keluarga dan tetangga masing-masing.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

Artikel

Direktur Al Hikmah Boarding School Batu Beri Apresiasi Polisi Bangun Hubungan Positif di Lingkungan Pendidikan

BERITA UTAMA

Sikapi Maraknya Kasus Asusila Remaja, Polres Sampang Berikan Pembekalan Moral di SMAN 1 Sampang

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 04/Kra Wakili Danramil, Hadiri Undangan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Candi Kec. Karanganya.

BERITA UTAMA

Rp.176 Miliar Dana Investasi Majalengka di Sorot Rp,14 Miliar Bayar Hutang BPJS Pegawai

Artikel

Patroli Satlantas dan Satsamapta Polresta Palangka Raya Bergerak Antisipasi Balapan Liar

Artikel

Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 407/PK Pos Dataran Isim Melaksanakan Binter Kreatif

Artikel

Diduga Tambang Ilegal di Mojokerto Melawan Hukum

Artikel

Dedikasi Untuk Indonesia Damai Polda Jatim Gelar Doa dan Zikir Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke – 79