Pulang Pisau – Suasana malam Ramadhan di kawasan Jalan Abel Gawei (Rei 2), Kecamatan Kahayan Hilir, tampak berbeda. Personel kepolisian dari Polres Pulang Pisau dan Polsek Kahayan Hilir terlihat berjaga ketat, namun bukan untuk melakukan razia, melainkan mengawal antusiasme ratusan pemuda dalam ajang Balapan Sprint Ramadhan 100 Meter, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan yang digagas oleh komunitas breath.step berkolaborasi dengan watacoffee ini menjadi magnet bagi generasi muda (Gen-Z) di Pulang Pisau untuk menyalurkan energi mereka ke arah yang lebih produktif dan sportif.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kahayan Hilir IPTU Ibnu Khaldun, menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung kegiatan positif. Pemberian izin dan pengawalan ini bertujuan utama untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas selama bulan suci.
“Ini adalah inisiasi yang sangat bagus. Kita berikan bukti nyata bahwa di Pulang Pisau ada kegiatan malam yang memberikan kesehatan dan kebersamaan, sekaligus mengalihkan energi negatif menjadi positif,” ujar IPTU Ibnu Khaldun di lokasi kegiatan.
Fenomena balap liar yang kerap marak saat Ramadhan menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Melalui lomba lari 100 meter ini, Polres Pulang Pisau berharap para remaja memiliki wadah resmi untuk berkompetisi secara sehat.
Kasat Intelkam Polres Pulang Pisau, IPTU Erwin Agus Pirwantoro, yang turut memantau jalannya lomba, menambahkan bahwa ajang ini adalah investasi keselamatan bagi masa depan pemuda.
“Dengan memfasilitasi lomba semacam ini, kita dapat menekan remaja dari kegiatan negatif seperti balap liar, pengaruh minuman beralkohol, hingga penyalahgunaan narkotika. Ini adalah langkah menciptakan lingkungan yang kondusif melalui kolaborasi elemen masyarakat,” jelas IPTU Erwin.
Kegiatan lari malam ini terbukti memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Pulang Pisau dalam meningkatkan sportivitas dan kekuatan fisik. Kehadiran institusi kepolisian di lintasan lari ini pun mendapat apresiasi dari warga, karena menunjukkan sisi humanis Polri yang peduli terhadap integritas dan daya saing generasi muda.
Melalui kolaborasi antara komunitas kreatif dan aparat keamanan, malam Ramadhan di Pulang Pisau kini terasa lebih terarah, bermanfaat, dan jauh dari kesan rawan kriminalitas. (Humasrespulpis)










