Home / BERITA UTAMA / DAERAH / KESEHATAN / NEWS / Tag

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:54 WIB

Di Antara Hening dan Bahagia, BICOPIS Ajak Masyarakat Menemukan Makna Sejati Kehidupan

SURABAYA – Ada momen dalam hidup ketika dunia seakan melambat. Sunyi terasa lebih dalam, dan hati menemukan ruang untuk berbicara. Di titik itulah makna kehidupan sering kali hadir—diam, namun begitu kuat.

Momentum Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tahun ini menjadi pengingat indah tentang dua sisi kehidupan: keheningan dan kebahagiaan. Dua hal yang berbeda, namun saling melengkapi.

Melalui pesan visual bertajuk “Harmony in Silence & Celebration”, BICOPIS tak sekadar menyampaikan ucapan, tetapi menghadirkan refleksi yang menyentuh hati.

Owner BICOPI, Mr. Abi, mengungkapkan bahwa di tengah hiruk pikuk kehidupan, manusia sering lupa untuk berhenti sejenak dan mendengarkan dirinya sendiri.

Baca juga  Kadinsos Novi; Kita Perkuat TTM Plus dan PKH Plus

“Dalam hening Hari Raya Nyepi, kita belajar berdamai dengan diri. Kita diajak menenangkan pikiran, merasakan syukur, dan memahami arti hidup yang sesungguhnya,” tuturnya dengan penuh makna.

Namun perjalanan itu tak berhenti di sana. Ada fase lain yang tak kalah penting—kembali kepada sesama.

“Di momen Idul Fitri, hati yang telah tenang itu kita bawa untuk saling memaafkan. Kita kembali menjadi manusia yang utuh—bersih, ringan, dan penuh kasih,” lanjutnya.

Pesan yang disampaikan BICOPIS terasa sederhana, namun dalam:
bahwa hidup bukan hanya tentang seberapa ramai kita merayakan, tetapi juga seberapa dalam kita memahami keheningan.

Baca juga  MISBAKHUL MUMIR, SAMBUT KEDATANGAN PJ BUPATI BONDOWOSO

Dalam setiap kata yang terangkai, terselip harapan—agar manusia tak hanya merayakan hari besar secara seremonial, tetapi benar-benar meresapi maknanya.

“Dalam hening, kita menemukan kedamaian dan makna kehidupan. Di hari yang suci, mari saling memaafkan dan kembali ke fitrah,” menjadi pesan penutup yang mengalir hangat.

BICOPIS pun berharap, melalui momentum ini, masyarakat dapat kembali menguatkan nilai toleransi, mempererat kebersamaan, dan menemukan kembali hal paling sederhana yang sering terlupakan: kedamaian dalam hati.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Kelurahan Petuk Katimpun Sambang Warga Binaan Secara DDS

Artikel

TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Turun Tangan Bantu Petani Panen Padi di Haruyan

BERITA UTAMA

Geger Warga Seorang Oknum Pengisian BBM Pertalite Sebanyak 3 Kali Berturut-turut

BERITA UTAMA

Kapolres Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kendal Turun ke Jalan, Ada Apa?

Artikel

Kunjungi Assessment Center Polri, SKK Migas: Assessment Center Polri Gunakan Teknologi Baru dan Didukung Asesor Berpengalaman

Artikel

Semarak Hari Kemerdekaan Ke 80 Kodim 1208/Sambas Gelar Berbagai Lomba

Artikel

Koramil 1612-03/Reok Turut Membuka Jalan Tani Baru di Desa Watu Tango, Manggarai

BERITA UTAMA

Ajakan Lia Istifhama Mengobati Rindu Alumni: Reuni Akbar MAFASH UINSA Siap Satukan Kembali Kenangan