Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / Tag

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:27 WIB

Di Sisa Senja Ramadan, 250 Takjil dari MAKI Jatim Mengalirkan Haru di Jalan Ahmad Yani

SURABAYA – Senja di hari ke-28 Ramadan itu terasa berbeda. Di tengah riuh kendaraan yang melintas di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, ada sekelompok orang yang diam-diam menebar kebaikan.

Dengan penuh syukur, Tim Takjil MAKI Jawa Timur kembali turun ke jalan, membawa 250 paket takjil untuk dibagikan kepada mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka hampir tiba.

Satu per satu paket itu diberikan—mie goreng sederhana dengan kerupuk dan irisan telur dadar, kurma manis, es melon segar dengan potongan blewah, hingga gorengan lumpia dan siomay dari tangan Mbak Pipin. Namun lebih dari itu, yang dibagikan sejatinya adalah kepedulian.

Baca juga  19 Orang PKL, Jalani Sidang Tipiring

Tak sedikit penerima yang terdiam sejenak. Ada yang hanya tersenyum, ada yang mengucap lirih, “Alhamdulillah,” dengan mata yang mulai berkaca-kaca. Di antara mereka, mungkin ada yang seharian belum sempat makan, ada pula yang sedang berjuang mencari nafkah untuk keluarga di rumah.

Seorang pengendara ojek online bahkan sempat menunduk haru sebelum menerima takjil itu. “Terima kasih, Mas… ini sangat berarti buat kami yang di jalan,” ucapnya pelan.

Bagi Tim Takjil MAKI Jatim, momen-momen seperti itulah yang tak ternilai. Bukan soal berapa banyak yang dibagikan, tapi tentang bagaimana sedikit kebaikan bisa menyentuh hati begitu dalam.

Baca juga  Bangun Kemitraan Babinsa Koramil 08/Paloh Laksanakan Komsos Dengan Warga Pembuat Perahu

“Alhamdulillah, kami hanya ingin berbagi. Semoga yang kecil ini bisa menjadi besar di hadapan Allah, dan membawa berkah bagi semua,” ujar salah satu relawan dengan mata berbinar.

Di tengah lalu lintas yang tak pernah benar-benar berhenti, ada doa-doa yang ikut mengalir bersama setiap paket takjil. Doa dari tangan yang memberi, dan doa dari hati yang menerima.

Ramadan hampir usai. Namun dari Jalan Ahmad Yani sore itu, tersisa pelajaran sederhana—bahwa kebaikan, sekecil apa pun, selalu menemukan jalannya untuk mengetuk hati manusia.
Dan mungkin, di antara bungkusan takjil itu, terselip harapan… bahwa dunia masih dipenuhi orang-orang baik.

Anil

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Ning Lia Serap Aspirasi Sengketa Ruko, Dorong Hukum Berjalan dengan Rasa Keadilan

Artikel

Lima Terdakwa Mafia Tanah, Dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Malang

Artikel

Babinsa Koramil 1612-05/Elar Mendukung Suksesnya Rapat Evaluasi Lintas Sektoral Mini Lokakarya Tahun 2023

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Gelar Dikmas Lantas dan Polsanak: Pengenalan Rambu Lalu Lintas dan Cara Aman ke Sekolah

Artikel

Kesiapan Personel Satgas Karhutla Poslap 17 Wilayah Hukum Polsek Maliku Laksanakan Apel Pagi

BERITA UTAMA

Cara Kemenkumham Bangun Mind Set SDM Sebagai Pelayan Masyarakat

BERITA UTAMA

Cegah Kriminalitas, Personil Polsek Kahayan Tengah Laks KRYD

Artikel

Puluhan Tahun Mengabdi, Personel Polres Pulang Pisau Dianugerahi Tanda Kehormatan