Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:59 WIB

Kritik Tajam MAKI Jatim: Rekomendasi Pansus BUMD DPRD Jatim Dinilai “Orkestrasi Tanpa Kualitas

Surabaya – Penyampaian rekomendasi akhir Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menuai sorotan. Kali ini, kritik keras datang dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia yang menilai hasil kerja pansus tidak mencerminkan kualitas yang sepadan dengan anggaran yang telah digunakan.

 

Dalam rapat penyampaian rekomendasi yang diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, sejumlah poin disampaikan, mulai dari pendataan aset BUMD untuk peningkatan PAD, perbaikan proses rekrutmen direksi dan komisaris, hingga usulan pembentukan holding BUMD serta evaluasi kinerja perusahaan daerah.

 

Namun, MAKI Jatim menilai rekomendasi tersebut bukanlah sesuatu yang baru. Koordinator MAKI Jatim, Heru, menyebut bahwa poin-poin tersebut sudah lama menjadi pembahasan publik dan bahkan dapat dirumuskan hanya dalam waktu singkat.

 

“Rekomendasi seperti itu bisa diselesaikan hanya dalam dua hari rapat dengan jajaran BUMD. Ini bukan sesuatu yang membutuhkan waktu panjang,” tegas Heru.

Baca juga  Kasdim 1009/Tla Bacakan Amanat Panglima TNI Pada Upacara Bendera Di Kodim 1009/Tla

 

Ia juga menyoroti lemahnya proses asesmen dalam pengisian jabatan strategis di BUMD yang dinilai sarat konflik kepentingan, serta rendahnya kontribusi PAD jika dibandingkan dengan besarnya aset yang dimiliki BUMD Jawa Timur.

 

Lebih jauh, MAKI Jatim menyinggung adanya rekomendasi yang dinilai kontroversial, yakni usulan menjadikan DABN sebagai bagian dari BUMD Jatim, di tengah dugaan kasus hukum yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

 

Tak hanya itu, Heru juga mempertanyakan penggunaan anggaran oleh Pansus BUMD DPRD Jatim. Ia menduga anggaran tersebut tidak sebanding dengan output yang dihasilkan, bahkan menyebut adanya indikasi kegiatan studi banding dan rapat yang dilakukan di lokasi-lokasi mewah.

 

“Kami menduga ada ketidaksesuaian antara anggaran dan kualitas rekomendasi. Ini yang akan terus kami dorong untuk diungkap,” ujarnya.

 

Menurutnya, hasil rekomendasi yang disampaikan justru memperkuat dugaan adanya persoalan dalam tata kelola anggaran APBD di lingkungan DPRD Jatim, khususnya yang berkaitan dengan dukungan terhadap kinerja pansus.

Baca juga  Satsamapta Polresta Palangka Raya Lakukan kembali Patroli Kamtibmas

 

MAKI Jatim juga menilai penyampaian rekomendasi tersebut hanya sebatas “pertunjukan” tanpa substansi baru. Bahkan, Heru menyebut sebagian besar isi rekomendasi hanya mengadopsi informasi yang sebelumnya telah beredar di media massa dan media sosial.

 

Sebagai bentuk keseriusan, MAKI Jatim menantang Pansus BUMD DPRD Jatim untuk membuka ruang diskusi terbuka guna menguji substansi rekomendasi tersebut. Heru mengaku siap menunjukkan berbagai publikasi sebelumnya yang memiliki kesamaan dengan hasil rekomendasi pansus.

 

Di sisi lain, MAKI Jatim memastikan akan menggelar aksi demonstrasi dalam waktu dekat di depan Kantor DPRD Jawa Timur. Aksi tersebut juga akan dibarengi dengan pelaporan dugaan korupsi kepada aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

 

Dengan nada tegas, Heru menutup pernyataannya dengan pesan singkat namun penuh makna:

“Tunggu saja tanggal mainnya.”

Share :

Baca Juga

Artikel

Babinsa Koramil 22/Ayah Musdes Kedungweru

Artikel

Kapolda Jateng Berikan Bantuan Kepada Warga di TPSA Banyuurip Magelang

BERITA UTAMA

Cegah Tindak Pidana Premanisme, Polsek Maliku Gencarkan KRYD

Artikel

Seru dan Penuh Keakraban, Kodim 1008/Tabalong Rayakan HUT TNI Lewat Mancing Executive

Artikel

Begini Ungkapan Nurul Huda, Anggota DPRD Jatim Asal Sampang Yang Baru Dilantik

BERITA UTAMA

Sampaikan Imbauan Kamtibmas Kepada Masyarakat oleh Personel Polsek Maliku

Artikel

Pidana Korupsi, Dana Bumdes di Bangkalan Tengket Jaya

Artikel

Polres Pulang Pisau, Gencarkan Pengaturan Lalu Lintas Pagi Untuk Cegah Kemacetan