SURABAYA – TPS kembali dipercaya menjadi hub pengiriman produk manufaktur perkeretaapian nasional ke pasar internasional. Kali ini, TPS menangani ekspor tiga unit locomotive platform produksi inka.menuju Australia.
Pengiriman yang dilakukan pada Minggu (24/5/2026) tersebut menambah total ekspor locomotive platform PT INKA melalui TPS menjadi 16 unit dari total pesanan sebanyak 50 unit. Sebelumnya, pengiriman tahap awal dilakukan pada Februari 2025 sebanyak dua unit, kemudian berlanjut dengan ekspor 13 unit sepanjang tahun 2025.
Keberhasilan ekspor ini menunjukkan konsistensi industri manufaktur perkeretaapian nasional dalam menembus pasar global. Produk yang dikirim berupa locomotive platform atau underframe lokomotif yang masuk kategori muatan Uncontainerized (UC) atau Out of Gauge (OOG), sehingga membutuhkan penanganan khusus sejak proses perencanaan hingga pemuatan ke kapal.
TPS dipilih sebagai pusat pengiriman karena dinilai memiliki fasilitas yang lengkap, kesiapan operasional, serta pengalaman menangani special cargo. Selain itu, akses pelayaran internasional yang luas dan lokasi yang relatif dekat dengan fasilitas produksi PT INKA di Madiun menjadi faktor pendukung efisiensi logistik pengiriman.
Kepercayaan pasar Australia terhadap produk PT INKA disebut tidak lepas dari kualitas produk yang kompetitif, harga yang bersaing, hingga layanan purna jual yang responsif. Efisiensi biaya pengiriman juga menjadi nilai tambah yang memperkuat daya saing produk perkeretaapian Indonesia di pasar internasional.
Plt Senior Manager Sistem Manajemen dan Komersial TPS, Indriana Susilowati, menegaskan bahwa keberlanjutan pengiriman ini menjadi bukti kepercayaan terhadap kemampuan TPS dalam mendukung ekspor manufaktur nasional.
“TPS terus berkomitmen mendukung kelancaran ekspor produk perkeretaapian Indonesia agar mampu bersaing di pasar global. Penanganan pengiriman locomotive platform ini menunjukkan kesiapan kami dalam menangani kargo khusus dengan standar operasional tinggi serta kolaborasi yang solid antar pihak terkait,” ujarnya.
Ia menambahkan, TPS tidak hanya berperan sebagai terminal bongkar muat, tetapi juga menjadi gateway strategis bagi produk industri nasional untuk memasuki pasar internasional.
Dengan pengalaman menangani special cargo seperti Break Bulk (BBK) dan berbagai proyek ekspor strategis lainnya, TPS optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai mitra logistik andal dalam mendukung pertumbuhan ekspor Indonesia.










