Home / BERITA UTAMA / DAERAH / KRIMINAL / TNI-POLRI

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:00 WIB

Polres Probolinggo Ungkap Fakta Kasus Pembegalan Nakes di Kraksaan Ternyata Rekayasa

PROBOLINGGO,– Kasus dugaan pembegalan yang dilaporkan menimpa seorang tenaga kesehatan (nakes) RSUD Waluyo Jati Kraksaan yang sempat menggemparkan masyarakat Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap.

 

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan mendalam, jajaran Polsek Kraksaan bersama Polres Probolinggo Polda Jawa Timur memastikan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan tindak kriminal sebagaimana yang sebelumnya dilaporkan.

 

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur menjelaskan, dari hasil pemeriksaan dan observasi di lapangan ditemukan sejumlah kejanggalan.

 

Luka yang dialami yang bersangkutan tidak sesuai dengan kronologi pembegalan yang disampaikan.

 

Selain itu berdasarkan hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengakui bahwa cerita pembegalan tersebut merupakan rekayasa yang dibuat sendiri.

 

“Yang bersangkutan mengakui secara sadar dan tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun bahwa kejadian tersebut direkayasa karena adanya permasalahan ekonomi dalam keluarga,” ujar Kompol Masykur, Rabu (3/6/2026)

Baca juga  Pemkot Tegal Gelar Rangkaian Hari Pahlawan ke-79 Tahun 2024

 

Dengan pengakuan tersebut, pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak pernah terjadi aksi pembegalan sebagaimana informasi yang sempat beredar luas di tengah masyarakat.

 

“Jadi peristiwa pembegalan itu tidak ada dan hanya rekayasa,” tegas Kompol Masykur.

 

Sebelumnya, kabar mengenai dugaan pembegalan terhadap tenaga kesehatan RSUD Waluyo Jati sempat menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

 

Banyak warga yang merasa cemas terhadap kondisi keamanan, khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo.

 

Kompol Masykur juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, apalagi terkait kejadian yang saat ini meresahkan masyarakat.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Pandih Batu Gencar Sosialisasi Pentingnya Prokes Kepada Warga Desa Binaan

 

Menurutnya, setiap informasi yang beredar perlu dipastikan terlebih dahulu kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan publik.

 

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Informasi yang tidak benar dapat membuat masyarakat resah serta berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.

 

Polres Probolinggo Polda Jatim mengajak seluruh masyarakat untuk selalu memberikan keterangan yang jujur kepada aparat penegak hukum dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

 

Langkah tersebut penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenangan bersama.

 

Sementara itu, atas perbuatannya, pelapor meminta maaf kepada kepolisian dan masyarakat Probolinggo.

 

Ia mengakui hasil penjualan motor digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

 

 

(Samsul)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Tekan Angka Kecelakaan, Sat Lantas Polres Pulang Pisau Gelar Patroli, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

BERITA UTAMA

Prajurit Kodiklatal Terima Sosialisasi dan Survei Reformasi Birokrasi

Artikel

Oknum Polisi Harus, Sinergi Wartawan Vs Advokat : Pak Polri Harus Copot Oknum Polres Sampang

Artikel

Ajak Ubah Pola Bertani Anggota Satpolairud Sambangi Masyarakat Pesisir

Artikel

Perkuat Sinergitas Dandim 1009/Tla Silaturahmi Ke Polres Tala Serta Pengadilan Negeri Pelaihari

BERITA UTAMA

Satbinmas Polres Pulpis Pasang Stiker Himbauan Kamtibmas Dan Nomor call center Guna Permudah Masyarakat Komunikasi Dengan Polri

BERITA UTAMA

Polres Pulang Pisau Rutin Amankan Ibadah Minggu di Gereja Demi Kenyamanan Umat Kristiani

Artikel

Bhabinkamtibmas Sosialisasi Perihal Larangan Karhutla Kepada Warga Masyarakat di Wilkum Polsek Maliku.