Surabaya – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, S.Sos.I., S.Sos., S.H.I., M.E.I., menyoroti persoalan perbedaan data nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dikeluhkan sejumlah wali murid di SMP Negeri 3 Surabaya karena berkaitan langsung dengan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Menurut Lia Istifhama, hasil TKA memiliki hubungan erat dengan penerimaan SPMB, khususnya pada jalur prestasi, karena berfungsi sebagai nilai tambah sekaligus pendukung validasi dalam proses seleksi.
“Yang menjadi catatan, hasil TKA berhubungan erat dengan penerimaan SPMB. Hasil TKA berfungsi sebagai nilai tambah dan pendukung validasi dalam SPMB jalur prestasi. Karena itu, akurasi data menjadi hal yang sangat penting dan harus mendapat perhatian serius,” ujar Lia Istifhama.
Ia menilai persoalan tersebut perlu segera mendapatkan solusi karena berkaitan dengan hak peserta didik yang sedang mengikuti proses seleksi. Terlebih, pendaftaran SPMB tahap II untuk jenjang SMA/SMK akan ditutup pada 18 Juni 2026 pukul 21.00 WIB.
“Saya berharap permasalahan ini segera diperbaiki dan dikembalikan sesuai data yang benar. Kita sedang berbicara soal tenggat waktu yang sangat dekat. Karena itu, solusi yang diambil harus cepat, tepat, dan sesuai dengan akar permasalahan agar tidak merugikan peserta didik,” katanya.
Lia juga menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan transparansi dalam setiap proses seleksi pendidikan. Menurutnya, langkah cepat dari pihak terkait akan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem yang dijalankan pemerintah.
“Apabila masyarakat melihat seluruh tahapan berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai aturan, maka kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah akan tetap terjaga. Karena itu, yang terpenting saat ini adalah menghadirkan solusi secepat mungkin sesuai dengan fakta dan permasalahan yang ada,” pungkasnya.










