TargetNews.ID Gresik,10 juli 2026 Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (KOMNAS PPLH) memperkenalkan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) modern yang dirancang khusus untuk mengolah limbah dapur secara lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan.
Sistem IPAL tersebut menggabungkan teknologi grease trap, bio tank, dan filtrasi fisika untuk memaksimalkan proses pengolahan air limbah. Teknologi ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menghasilkan air buangan yang lebih bersih dan memenuhi kaidah pengelolaan limbah.
Dalam spesifikasi yang dipaparkan, unit IPAL menggunakan tangki berbahan fiberglass berkualitas tinggi sebagai media utama. Sistem ini juga dilengkapi dengan grease trap untuk memisahkan minyak dan lemak, dua tabung penyaring berisi pasir silika dan karbon aktif, pompa pemindah otomatis dengan pelampung, serta panel kontrol yang dapat dioperasikan secara otomatis maupun manual.
Alur pengolahan limbah dimulai dari bak kontrol yang menyaring sampah. Selanjutnya air limbah dialirkan menuju grease trap untuk memisahkan kandungan minyak dan lemak, kemudian diproses di dalam tangki IPAL. Setelah itu, air melewati dua tahap filtrasi sebelum masuk ke bak penampungan air.
KOMNAS PPLH menjelaskan bahwa sistem ini memiliki sejumlah keunggulan, antara lain ramah lingkungan, mengurangi bau tidak sedap, mudah dalam perawatan, serta didukung sistem kerja otomatis. Teknologi tersebut dinilai cocok diterapkan pada dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), restoran, hotel, jasa katering, hingga berbagai industri.
Selain menawarkan solusi pengolahan limbah, KOMNAS PPLH juga menyediakan layanan survei dan konsultasi lokasi, disertai garansi serta layanan pemasangan.
Berdasarkan hasil pemantauan dilapangan,Sistem IPAL tanam yang dipakai bebagai SPPG saat ini,dinilai belum bekerja secara maksimal.salah satu kendala ditemukan adalah endapn limbah yang tidak dapat keluar secara maksimal,sehingga menimbulkan bau yang kurang sedap.
Sebagai solusi,Komnas PPLH Merekomendasikan melalui penerapan sistem IPAL yang sesuai standar (SNI), Agar diharapkan pengelolaan limbah cair dari sektor kuliner dapat dilakukan secara optimal sehingga mampu menjaga kualitas lingkungan,bebas pencemaran.
Crut










