Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:47 WIB

KOMNAS PPLH Perkenalkan Sistem IPAL Modern untuk Pengolahan Limbah Dapur yang Efisien dan Ramah Lingkungan

TargetNews.ID Gresik,10 juli 2026 Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (KOMNAS PPLH) memperkenalkan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) modern yang dirancang khusus untuk mengolah limbah dapur secara lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan.

Sistem IPAL tersebut menggabungkan teknologi grease trap, bio tank, dan filtrasi fisika untuk memaksimalkan proses pengolahan air limbah. Teknologi ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menghasilkan air buangan yang lebih bersih dan memenuhi kaidah pengelolaan limbah.

Dalam spesifikasi yang dipaparkan, unit IPAL menggunakan tangki berbahan fiberglass berkualitas tinggi sebagai media utama. Sistem ini juga dilengkapi dengan grease trap untuk memisahkan minyak dan lemak, dua tabung penyaring berisi pasir silika dan karbon aktif, pompa pemindah otomatis dengan pelampung, serta panel kontrol yang dapat dioperasikan secara otomatis maupun manual.

Baca juga  Semarak maulid Nabi, lautan Manusia Turun Ke Jalan.

Alur pengolahan limbah dimulai dari bak kontrol yang menyaring sampah. Selanjutnya air limbah dialirkan menuju grease trap untuk memisahkan kandungan minyak dan lemak, kemudian diproses di dalam tangki IPAL. Setelah itu, air melewati dua tahap filtrasi sebelum masuk ke bak penampungan air.

KOMNAS PPLH menjelaskan bahwa sistem ini memiliki sejumlah keunggulan, antara lain ramah lingkungan, mengurangi bau tidak sedap, mudah dalam perawatan, serta didukung sistem kerja otomatis. Teknologi tersebut dinilai cocok diterapkan pada dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), restoran, hotel, jasa katering, hingga berbagai industri.

Baca juga  Kapolres Tulungagung pimpin patroli skala Besar Sahur Bersama dan Safari Subuh di Rejotangan

Selain menawarkan solusi pengolahan limbah, KOMNAS PPLH juga menyediakan layanan survei dan konsultasi lokasi, disertai garansi serta layanan pemasangan.

Berdasarkan hasil pemantauan dilapangan,Sistem IPAL tanam yang dipakai bebagai SPPG saat ini,dinilai belum bekerja secara maksimal.salah satu kendala ditemukan adalah endapn limbah yang tidak dapat keluar secara maksimal,sehingga menimbulkan bau yang kurang sedap.

Sebagai solusi,Komnas PPLH Merekomendasikan melalui penerapan sistem IPAL yang sesuai standar (SNI), Agar diharapkan pengelolaan limbah cair dari sektor kuliner dapat dilakukan secara optimal sehingga mampu menjaga kualitas lingkungan,bebas pencemaran.

Crut

Share :

Baca Juga

Artikel

Polantas Menyapa: Ngopi Bareng Warga, Satlantas Polres Pulang Pisau Edukasi Tertib Berlalu Lintas

BERITA UTAMA

BNNP Jatim Amankan Warga Kedungmangu, Pengurus LRPPN-BI Bantah Isu Tebusan Rp15 Juta, Saya Juga Wartawan !!!

Artikel

Tangis Haru Warnai Peringatan Hari Ibu

Artikel

Cegah Balapan Liar dan Tawuran Selama Bulan Puasa, Sat Samapta Polres Pulpis Gelar Blue Light Patroll

Artikel

Oknum ASN Guru Aniaya Petani Tanpa Sebab, Pengacara Korban Akan Mengadu ke Inspektorat dan Kemenpan RB

BERITA UTAMA

Ops Ketupat 2023, Tim Pamatwil Korlantas Polri Tinjau Posyan di Bojonegoro

Artikel

Berikan Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Puncak Jaya Lepas Purna Paskibra Tingkat Kabupaten Tahun 2024

Artikel

Kodim 1002/HST Gelar Karya Bakti Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni