Home / BERITA UTAMA

Senin, 20 Juli 2026 - 00:44 WIB

Makan Anggaran APBN Rp195 Juta, Proyek Irigasi P3-TGAI APBN 2026 di Sampang Diduga Aburadul Tabrak Spesifikasi

Foto: Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Desa Sogian, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang,

Foto: Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Desa Sogian, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang,

TARGETNEWS.ID SAMPANG – Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Desa Sogian, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, resmi disorot. Proyek infrastruktur pertanian senilai Rp195 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut diduga kuat mengalami pelanggaran spesifikasi teknis dan terindikasi dikerjakan asal-asalan.

Berdasarkan investigasi lapangan yang dilakukan tim media, ditemukan indikasi kuat bahwa pemasangan batu saluran irigasi dilakukan tanpa adanya galian pondasi. Material batu diduga langsung disusun di atas permukaan tanah datar tanpa struktur pengikat bawah. Ketiadaan pondasi ini dinilai fatal karena merupakan elemen vital penahan tekanan tanah dan arus air, yang berisiko tinggi memicu keretakan dini serta memperpendek usia pakai bangunan.

Selain masalah pondasi, investigasi juga mengungkap adanya dugaan manipulasi material. Di lokasi proyek, ditemukan penggunaan campuran batu gunung dan batu sertu (batu urugan kualitas rendah). Praktik ini diduga tidak selaras dengan standar Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan untuk menjamin mutu fisik bangunan.

Baca juga  Rutan Batam Ikuti Secara Virtual Kegiatan Sinkronisasi dan Koordinasi Penyusunan Telaahan dan Rekomendasi Tata Kelola Pemasyarakatan di Wilayah Kepulauan Riau

Merujuk pada papan informasi proyek, kegiatan ini menelan anggaran APBN TA 2026 sebesar Rp195.000.000, dengan masa pengerjaan 60 hari kalender (22 Juni hingga 20 Agustus 2026). Proyek tersebut tercatat dilaksanakan secara swakelola oleh Kelompok P3A Sogian Makmur.

Ironisnya, tata kelola administrasi dan pengawasan di tingkat desa terkesan karut-marut. Penjabat (Pj) Kepala Desa Sogian saat dikonfirmasi justru mengaku buta terkait detail pelaksanaan proyek negara di wilayahnya.
“Kurang tahu, Mas. Mungkin itu milik tokoh masyarakat,” ujar Pj Kades Sogian secara singkat.

Pernyataan dari pucuk pimpinan desa tersebut memicu polemik baru mengenai transparansi anggaran dan legalitas penanggung jawab utama di lapangan. Proyek berbasis anggaran negara yang seharusnya mengutamakan prinsip keterbukaan publik justru terkesan dikooptasi oleh kepentingan oknum tertentu.

Guna menguji kebenaran temuan ini, tim media tengah melakukan upaya konfirmasi terstruktur kepada pengurus P3A Sogian Makmur, Asta P3A, hingga Tenaga Ahli (TA) P3-TGAI Kabupaten Sampang selaku jajaran pengawas teknis di daerah.

Baca juga  Gotong Royong Gunakan Sepeda Motor, Warga dan Satgas TMMD Ke-129 Angkut Material Rabat Beton

Lebih jauh, tim media juga mendesak dan akan melayangkan klarifikasi resmi kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas selaku instansi pembina program. Desakan difokuskan pada evaluasi menyeluruh terhadap kesesuaian spesifikasi teknis, mutu material, uji volume, serta efektivitas sistem pengawasan internal mereka. Jika indikasi penyimpangan ini terbukti benar, BBWS Brantas didesak menerjunkan tim teknis independen untuk audit investigatif lapangan demi menyelamatkan uang negara.
Hingga berita ini diturunkan, pengurus P3A Sogian Makmur belum memberikan respons formal. Sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), media ini tetap membuka ruang hak jawab dan koreksi seluas-luasnya bagi seluruh pihak terkait untuk dimuat secara proporsional pada pemberitaan berimbang selanjutnya.

TEAM RED

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Rutinitas Sarapan Pagi Satgas TMMD dan Warga Tambah Stamina Sebelum Bekerja

Artikel

Polres Pasuruan Kota Bersih-bersih Sampah Bersama Ratusan Pesilat dari Berbagai Perguruan

BERITA UTAMA

Kesehatan Jadi Prioritas, Kadinkes P2KB Sumenep Segera Berlakukan Kawasan Tanpa Rokok

BERITA UTAMA

Kodim 0709/Kebumen Gelar Acara Pisah Sambut Komandan Kodim

BERITA UTAMA

Tingkatkan Iman Dan Taqwa Di Bulan Suci Ramadhan Prajurit Yonkes 2 Marinir Rutin Laksanakan Tadarus Al-Quran.

BERITA UTAMA

Ning Lia Terharu Saksikan Berkah Muktamar NU: Panji Tunanetra Raup Belasan Juta, Warung Warga Ikut Kebanjiran Pembeli

BERITA UTAMA

Danyonif 1 Marinir Berikan Kenang-Kenangan Kepada Taruna AAL Korps Marinir

Artikel

Polres Pulang Pisau Berikan Teguran Pada Pengendara Yang Tidak Menggunakan Kaca Spion