Home / BERITA UTAMA

Senin, 20 Juli 2026 - 22:37 WIB

Merasa Dirugikan Dugaan Sambungan Air Ilegal, Pemilik Persil Tempuh Jalur Hukum Minta Klarifikasi

Foto: Pemberitaan mengenai dugaan sambungan air ilegal di kawasan Perak Barat, Surabaya

Foto: Pemberitaan mengenai dugaan sambungan air ilegal di kawasan Perak Barat, Surabaya

TARGETNEWS.ID SURABAYA Pemberitaan mengenai dugaan sambungan air ilegal di kawasan Perak Barat, Surabaya, memunculkan perhatian publik. Di tengah pernyataan resmi Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada mengenai hasil penertiban, kalangan pemerhati hukum mengingatkan bahwa setiap dugaan pelanggaran tetap harus dibuktikan melalui proses hukum yang objektif dan menjunjung asas praduga tak bersalah.

Pengamat hukum menilai tindakan administratif berupa penertiban merupakan kewenangan perusahaan penyedia layanan air. Namun, apabila telah mengarah pada tuduhan tindak pidana seperti pencurian air, maka penetapan adanya perbuatan pidana merupakan kewenangan aparat penegak hukum dan pada akhirnya diputus oleh pengadilan.

Baca juga  Gelar Halal Bihalal BAGUS dapat pesan khusus dari Guruh Sukarno Putra

“Penggunaan istilah ‘indikasi’ menunjukkan bahwa masih diperlukan pembuktian. Tidak boleh ada pihak yang langsung dianggap bersalah sebelum melalui proses hukum yang sah,” ujar seorang akademisi hukum.

Selain itu, pihak yang menjadi objek penertiban juga memiliki hak untuk memperoleh penjelasan mengenai hasil pemeriksaan teknis, dasar perhitungan kerugian, serta mekanisme keberatan apabila merasa dirugikan oleh tindakan yang dilakukan.

Apabila terdapat perbedaan pendapat mengenai kondisi di lapangan, penyelesaiannya dapat ditempuh melalui mediasi, pemeriksaan independen, maupun jalur hukum agar seluruh fakta dapat diuji secara terbuka dan berimbang.

Baca juga  Pimpinan KKB Wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang Tewas saat penyergapan Satgas Operasi Damai Cartenz

Sejumlah pemerhati pelayanan publik juga menilai pentingnya transparansi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Hal tersebut diperlukan agar publik memperoleh gambaran yang utuh, sekaligus menghindari munculnya kesan bahwa suatu pihak telah dinyatakan bersalah sebelum adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat informasi mengenai adanya putusan pengadilan yang menyatakan pihak terkait terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dugaan yang disampaikan dalam penertiban tersebut. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan menghormati proses hukum yang berlaku serta memberikan ruang bagi klarifikasi dari pihak yang menjadi objek penertiban.

ANIL

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Gagalkan Transaksi Narkotika, Polresta Palangka Raya Ringkus Sekawan Diduga Pengedar Ekstasi

Artikel

Bupati Sidoarjo Kuatkan Sinergi, Dengan Para Ulama Sidoarjo

Artikel

Satpam dan Potmas Ikut Ambil Bagian dalam Devile Hari Bhayangkara ke-79 di Monas

Artikel

Pembangunan Tugu TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Capai Setengah Jalan

Artikel

Wujud Kedekatan Dengan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Aktif Sambangi Warga Desa Binaanya

Artikel

Kesiapsiagaan Kamtibmas, Gelar Pam Swakarsa Bersama Kodim 0808 Dan Forkopimda Blitar

BERITA UTAMA

Ratusan Personel Gabungan TNI-POLRI Amankan Eksekusi Lahan Di Parit Haji Husin 2

Artikel

Belum Terima Sisa Pembayaran Tanah, Petani Malah Dilaporkan Ke Polisi