Home / BERITA UTAMA / NEWS / POLRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:58 WIB

Dua Hari Menemani Warga Manggarai Barat, Tim Trauma Healing Polda Jateng Bantu Pulihkan Kekuatan Psikologis Warga Terdampar Gempa

Polda Jateng, TargetNews.ID Kota Semarang | Bagi warga yang mengalami bencana, gempa mungkin telah berhenti. Namun rasa takut, cemas dan bayang-bayang kejadian masih bisa tertinggal.
Karena itu, bantuan kepada masyarakat terdampak bencana tidak selalu berbentuk logistik. Ada kalanya yang dibutuhkan adalah seseorang yang mau duduk bersama, mendengarkan cerita, dan membantu warga menemukan kembali rasa tenangnya.

Hal itulah yang dilakukan Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah selama dua hari di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Pada Rabu dan Kamis (19–20/08/2026), tim yang terdiri dari personel Psikolog Kepolisian dan Biro SDM Polda Jateng tersebut mendatangi sejumlah lokasi terdampak gempa di Kecamatan Komodo. Sedikitnya 243 warga mendapatkan pendampingan psikologis.

Hari pertama, Rabu (19/08/2026), tim menyambangi warga di Desa Seraya Marannu, Kecamatan Komodo, tepatnya di Pulau Seraya Besar. Sebanyak 157 warga mengikuti kegiatan pendampingan yang dikemas secara interaktif dan humanis.
Tidak ada suasana formal. Warga diajak berinteraksi, berbagi pengalaman, dan menyampaikan apa yang mereka rasakan setelah menghadapi gempa.

Keesokan harinya, Kamis (20/08/2026), pendampingan di lanjutkan di dua titik, yakni Pos Bencana Rumah Bhabinkamtibmas Desa Golo Bilas dan Kampung Gorontalo, Desa Gorontalo. Sebanyak 10 warga mengikuti kegiatan di lokasi pertama dan 76 warga di lokasi kedua.

Baca juga  Di Tangkap Lagi oleh Sat Binmas polres Sampang,orang tahanan Kabur dari rumah Rutan llB Sampang.

Pendampingan di lakukan dengan pendekatan sederhana namun bermakna. Tim membuka ruang komunikasi, mendengarkan cerita warga, memberikan dukungan emosional, serta mengenalkan teknik relaksasi sederhana yang dapat dilakukan ketika rasa cemas atau tekanan muncul.

Di tengah situasi pascabencana, kehadiran personel kepolisian tidak di tempatkan sebagai sosok yang datang untuk memberikan instruksi. Tim justru berusaha menjadi teman berbicara bagi warga.
Sejumlah kegiatan juga dikemas melalui sharing session dan interaksi bersama masyarakat. Sarana kontak diberikan agar komunikasi dan dukungan dapat tetap terhubung ketika masyarakat membutuhkan.

Tim yang diterjunkan terdiri dari Ipda Putri Agustina, S.Psi., M.M., Psikolog Kepolisian Tk. I Bagpsi Ro SDM Polda Jateng, bersama Briptu Bagoes Hendra K., S.Psi. dan Briptu Narulita Dian H., S.Psi. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan jajaran Polres Manggarai Barat, khususnya Polsek Komodo.

Bagi Polda Jateng, pemulihan pascabencana tidak hanya berbicara mengenai rumah, kebutuhan pokok atau fasilitas yang rusak. Kondisi psikologis masyarakat juga menjadi bagian penting dari proses untuk kembali menjalani kehidupan.

Baca juga  Polri Pastikan Situasi Tetap Kondusif, Menjelang Putusan Sengketa Pilkada di MK

Dalam keterangannya Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. Yuliyanto mengatakan, Tim Trauma Healing hadir untuk membantu masyarakat melewati masa sulit setelah bencana, terutama dalam menghadapi tekanan psikologis yang mungkin masih di rasakan.

Gempa memang sudah berlalu, tetapi rasa takut dan kecemasan yang di tinggalkan tidak selalu hilang begitu saja. Karena itu, kami hadir untuk mendampingi masyarakat agar mereka memiliki kekuatan untuk menghadapi dan melewati masa sulit ini,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto saat ditemui di Mapolda Jateng, Jumat (21/08/2026).
Menurutnya, kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana harus diberikan secara utuh. Bantuan kebutuhan dasar tetap penting, namun dukungan psikologis juga diperlukan agar masyarakat dapat kembali membangun rasa aman dan kepercayaan dirinya.

Kombes Pol. Yuliyanto berharap pendampingan tersebut dapat menjadi bagian kecil dari proses panjang masyarakat Manggarai Barat untuk bangkit.

Semoga kehadiran kami dapat membantu mengurangi kecemasan, memulihkan rasa aman dan menumbuhkan kembali semangat masyarakat untuk bangkit. Setelah bencana, kehidupan harus terus berjalan dan kami ingin masyarakat memiliki kekuatan untuk menata kembali kehidupan mereka,” pungkasnya.(Fauzi/Hms Polda Jateng)

Share :

Baca Juga

Artikel

Kunjungi Warga, Sat Samapta Polres Pulang Pisau Sampaikan Bahaya TPPO

Artikel

Aksi Demo LSM FAAM Tanggal 27 Polres Kabupaten Mojokerto,Mengutamakan Duduk Bersama

BERITA UTAMA

Dewi Aryani & Ragil Tresna Gelar Cooking Demo: Bentuk Cinta Kami kepada Ibu Megawati

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Kelurahan Panarung Sambangi Warga di Jalan Meranti Sampaikan Hal ini

Artikel

Berlatar KRI John Lie-358, Dankodiklatal Hadiri Puncak Peringatan Hari Armada RI Ke-78

BERITA UTAMA

Presiden Jokowi Akan Hadiri Grand Launching Center Biofar SS Pengobatan Gratis Karya Juara Dunia Hadiah Kapolri Menampung Pasien Se-Nusantara dan Mancanegara

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 09/Kutowinangun Bangun Kebersamaan Melalui Komsos

Artikel

Personel Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas