Home / BERITA UTAMA / NEWS

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Surabaya Kite Festival 2026 Mendunia, 100 Peserta dari Dalam dan Luar Negeri Ramaikan Langit Kota Pahlawan

SURABAYA – Langit Surabaya dipenuhi warna-warni layang-layang dalam gelaran Surabaya Kite Festival 2026. Ajang tahunan yang mengusung tema “Budaya dan Kuliner” ini sukses menarik perhatian ribuan masyarakat serta peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Festival yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan PT Pakuwon Jati Tbk tersebut berlangsung di Long Beach Area Selatan, Pakuwon City, pada 29–30 Agustus 2026.

Sebanyak 100 peserta dari 38 komunitas layang-layang turut ambil bagian dalam festival tersebut. Tidak hanya dari Indonesia, peserta juga datang dari sejumlah negara seperti Malaysia, Swedia, Jepang, Denmark, hingga India.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan rasa syukur atas kembali bergairahnya Surabaya Kite Festival setelah sebelumnya sempat tidak digelar dalam beberapa waktu.

“Alhamdulillah, festival layang-layang yang sempat vakum kini sudah kembali rutin digelar. Tahun ini pesertanya datang dari berbagai daerah dan juga luar negeri,” ujar Eri Cahyadi saat menghadiri acara, Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, tingginya antusiasme peserta internasional menjadi bukti bahwa Surabaya Kite Festival mulai mendapat perhatian di tingkat dunia. Bahkan, sejumlah perwakilan negara telah menyampaikan keinginan untuk kembali berpartisipasi pada penyelenggaraan tahun berikutnya.

Tahun Depan Hadiah Ditargetkan Rp100 Juta

Melihat perkembangan positif tersebut, Pemkot Surabaya berencana meningkatkan kualitas penyelenggaraan Surabaya Kite Festival pada tahun mendatang.

Tidak hanya dari sisi fasilitas dan kenyamanan lokasi, nilai hadiah kompetisi juga akan ditingkatkan. Jika tahun ini total hadiah mencapai sekitar Rp52 juta, maka pada tahun depan Pemkot Surabaya menargetkan total hadiah sebesar Rp100 juta.

Baca juga  Melaksanakan kegiatan Anev & supervisi Sat Binmas guna Penyampaian arahan dari Pimpinan kepada Anggota terkait tugas di lapangan.

Eri mengatakan, waktu pelaksanaan festival nantinya juga akan mempertimbangkan kondisi angin agar peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka.

Juara Berkesempatan Tampil di Festival Layang-Layang Terbesar India

Keistimewaan Surabaya Kite Festival 2026 tidak berhenti pada hadiah uang. Berkat dukungan Konsulat Jenderal India, pemenang utama kompetisi akan mendapatkan kesempatan mengikuti festival layang-layang terbesar di India.

Seluruh pembiayaan untuk keberangkatan dan partisipasi pemenang akan didukung oleh pihak Konsulat Jenderal India. Festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada periode Januari hingga Februari mendatang.

“Jadi selain mendapatkan hadiah, mereka yang menang juga mendapatkan kesempatan untuk dibiayai mengikuti festival layang-layang terbesar,” terang Eri.

Dalam kompetisi tersebut, peserta dinilai melalui sejumlah aspek, mulai dari desain layang-layang, kesesuaian dengan tema, hingga kemampuan dan keseimbangan layang-layang ketika diterbangkan.

Salah satu daya tarik yang paling mencuri perhatian adalah hadirnya berbagai karakter budaya Indonesia, khususnya tokoh pewayangan Punakawan.

Tokoh seperti Semar dan Petruk dinilai memiliki keunikan tersendiri yang menjadi ciri khas budaya Indonesia di mata peserta maupun pengunjung internasional.

“Ciri khas Indonesia yang disukai di tingkat dunia adalah Punakawan. Tokoh seperti Semar dan Petruk memiliki karakter unik yang tidak dimiliki negara lain,” ujar Eri.

Baca juga  Personil Bhabinkamtibmas Polsek Sebangau Kuala aktif sambangi masyarakat di Desa Sebangau Permai dan memberikan himbauan dan pesan kamtibmas

Juri Nasional dan Ribuan Pengunjung Padati Lokasi

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan kualitas kompetisi dijaga dengan menghadirkan jajaran juri berpengalaman di bidang layang-layang.

Tim penilai melibatkan unsur dari Museum Layang-Layang Jakarta, Persatuan Layang-Layang Jawa Timur, hingga tokoh dari Persatuan Pelayang Nasional.

Antusiasme masyarakat terhadap festival tahun ini juga melampaui target awal penyelenggara.

Awalnya, jumlah pengunjung diproyeksikan mencapai sekitar 3.000 orang. Namun hingga hari kedua pelaksanaan, jumlah pengunjung telah menembus angka lebih dari 5.000 orang.

“Target awal kami sekitar 3.000 pengunjung. Namun hingga hari kedua, jumlah pengunjung sudah lebih dari 5.000 orang. Ini tentu sangat luar biasa,” ungkap Herry.

Selain menjadi tontonan menarik bagi masyarakat, Surabaya Kite Festival 2026 juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Sebanyak 20 UMKM turut dilibatkan untuk meramaikan kawasan festival.

Dengan meningkatnya jumlah peserta internasional, tingginya kunjungan masyarakat, serta dukungan berbagai pihak, Surabaya Kite Festival diharapkan terus berkembang menjadi agenda wisata dan budaya berskala internasional yang membanggakan Kota Pahlawan.

Pengumuman para pemenang dijadwalkan dilakukan setelah seluruh proses penilaian rampung, disertai penyerahan hadiah dengan total nilai mencapai Rp52 juta.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kapolres Bondowoso Blusukan ke Pos Ronda Bukti Sinergitas Polri dengan Masyarakat untuk Kamtibmas

BERITA UTAMA

Kamseltibcarlantas: Sat Lantas Polres Pulang Pisau Giat Penling dan Penluh

Artikel

SKANDAL BESAR: Dugaan Mafia Tanah di Sidoarjo, 91 Petani Jadi Korban Penyerobotan Lahan Massal

Artikel

Puluhan Polisi Patroli Cegah Konvoi Kelulusan Sekolah di Jombang

Artikel

Bhabinkamtibmas Food Estate, Melaksanakan Cek Sawah untuk Pengawasan Keamanan dan Ketahanan Pangan

Artikel

Sertifikasi Uji Kompetensi Kehumasan Pada Anev Konsolidasi Humas Polri T.A 2024

Artikel

Anggota Kodim 1002/HST Gelar Jalan Santai untuk Jaga Kebugaran

BERITA UTAMA

Sambangi Polres Pulpis, Karo Ops Polda Kalteng Berikan Arahan Strategis Pengamanan Lebaran