Home / SURABAYA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPJS Belum Aktif, Warga Keluhkan Puskesmas Sidotopo Wetan

Warga saat membawa ibunya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Sidotopo Wetan, Surabaya.

Warga saat membawa ibunya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Sidotopo Wetan, Surabaya.

Surabaya, Pelayanan di Puskesmas Sidotopo Wetan, Surabaya, dikeluhkan masyarakat. Salah seorang warga mengaku mengalami kendala saat membawa ibunya yang sedang sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan karena kepesertaan BPJS Kesehatan disebut belum dapat digunakan.

Warga tersebut menuturkan, pada Senin, dirinya membawa sang ibu ke Puskesmas Sidotopo Wetan. Saat dilakukan pengecekan, kepesertaan BPJS milik ibunya disebut belum aktif.

“Saat hari Senin itu saya ke Puskesmas Sidotopo Wetan. Ibu saya sakit dan punya BPJS, tetapi katanya belum aktif. Saya kemudian mengajukan untuk mengaktifkan BPJS dan katanya menunggu sekitar tiga hari,” ujar warga tersebut.

Setelah menunggu beberapa hari dan mengurus proses pengaktifan, warga tersebut kembali mendatangi Puskesmas Sidotopo Wetan pada Kamis. Namun, ia mengaku mendapatkan informasi bahwa kepesertaan BPJS milik ibunya masih belum dapat digunakan.

“Sekarang hari Kamis saya ke sini lagi. Ternyata BPJS-nya belum aktif. Kata pihak puskesmas, BPJS-nya harus yang tahun 2023 baru bisa aktif, sedangkan yang 2024 masih belum aktif. Katanya harus menggunakan BPJS mandiri,” tuturnya.

Baca juga  Dandim 1612/Manggarai Letkol Arh Drian Priyambodo Hadiri Rapat Evaluasi Pariwisata untuk Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan

Akibat kondisi tersebut, warga mengaku terpaksa menggunakan status pasien umum agar ibunya tetap mendapatkan perawatan. Biaya pengobatan pun harus ditanggung secara mandiri.

“Terpaksa ibu saya dirawat pakai umum dan bayar. Percuma ada program BPJS kalau tidak bisa dipakai,” keluhnya.

Warga tersebut mempertanyakan kondisi tersebut, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang mengandalkan program jaminan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan medis.

“Kalau orang miskin punya BPJS yang 2024 tetapi katanya tidak bisa dipakai, bagaimana mereka mendapatkan pelayanan kesehatan?” ujarnya.

Tim Media Akan Kembali Melakukan Konfirmasi

Untuk mendapatkan penjelasan secara berimbang, tim awak media telah berupaya melakukan konfirmasi langsung di lokasi kepada pihak Puskesmas Sidotopo Wetan terkait keluhan warga tersebut.

Baca juga  Sambangi Jukir, Satlantas Polresta Palangka Raya Sampaikan Arahan Penataan Lahan Parkir

Namun, pada saat konfirmasi dilakukan, pihak Puskesmas Sidotopo Wetan belum dapat memberikan keterangan maupun jawaban terkait persoalan tersebut.

Tim awak media akan kembali mendatangi Puskesmas Sidotopo Wetan untuk meminta klarifikasi dan penjelasan resmi, sembari menunggu jawaban dari pihak terkait.

Konfirmasi tersebut diperlukan untuk mengetahui secara jelas mengenai mekanisme pelayanan bagi pasien dengan kepesertaan BPJS yang belum aktif, termasuk terkait informasi mengenai kepesertaan BPJS tahun 2023 dan 2024 yang disebut warga.

Keterangan resmi dari pihak Puskesmas Sidotopo Wetan nantinya akan menjadi bagian penting dalam pemberitaan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Pemberitaan ini masih terbuka untuk hak jawab dan klarifikasi dari pihak Puskesmas Sidotopo Wetan maupun pihak terkait lainnya.

(Samsul)

Share :

Baca Juga

SURABAYA

Pemkot Surabaya Ubah Sistem Penentuan Bansos

LINGKUNGAN

97 Persil Pengelolaan Sampah di Keputih Ditertibkan Bertahap

SURABAYA

Pedagang Bulak Banteng Keluhkan Pasar Tumpah

NEWS

Sengketa PHK Pekerja FIF Group Berlanjut, Mediasi Belum Capai Kesepakatan

SURABAYA

Musisi Kafe Surabaya Diserang Celurit, Tangan Nyaris Putus

SURABAYA

Lurah Surabaya Dibebastugaskan, Diduga Terlibat Pungli

SURABAYA

Polrestabes Surabaya Beri Kejutan HUT ke-81 TNI, Soliditas Makin Kuat

BERITA UTAMA

Lurah Bongkaran Sambangi Siskamling Semut Kalimir, Perkuat Kamtibmas