Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:14 WIB

Kinerja Rehabilitasi Oemah Sehat Bersinar Sisahkan Tabir Tebal

Surabaya, TargetNews.ID – Insiden kaburnya 20 orang residen sekaligus dari lembaga rehabilitasi narkoba Oemah Sehat Bersinar menyisakan tabir tebal yang membingungkan publik. Jumat, 16/10/26

Bukannya menyajikan evaluasi transparan atas sistem pengamanan yang bobol, respons dari pihak pengelola hingga bisunya lembaga pembina justru melahirkan satire pahit dalam penanganan adiksi di Jawa Timur.

“Voluntary” Kok Kabur? Logika yang Terpental

Pihak Oemah Sehat Bersinar berdalih bahwa para residen yang meloloskan diri merupakan klien voluntary alias datang atas kesadaran sendiri. Di sinilah logika dasar penanganan rehabilitasi patah di tengah jalan.

Dalam protokoler medis dan psikologis, klien voluntary datang secara sukarela, mengikat komitmen pemulihan, dan memiliki hak administratif untuk pulang atau mengundurkan diri secara prosedural. Jika mereka berada di sana atas kemauan sendiri dan diperlakukan sesuai standar keselamatan, untuk apa mereka harus nekat melompati pagar atau mencari celah untuk melarikan diri?

Baca juga  Bhabinkamtibmas Sosialisasi ke Warga tentang TPPO

Penggunaan kata “kabur” secara teknis menandakan adanya situasi yang mengungkung atau ketidaknyamanan ekstrem yang memicu respons penyelamatan diri. Menstempel mereka sebagai klien voluntary sekaligus melabelinya “kabur” adalah kontradiksi narasi yang menggelikan.

Aksi nekat 20 klien yang kabur secara massal seolah menjadi jeritan bahwa mereka merasa jauh dari kata “selamat” selama berada di fasilitas tersebut.

Pernyataan dari sang pemilik yang menyebut bahwa kasus pasien kabur adalah hal “lumrah dan banyak terjadi di lembaga lain” semakin menunjukkan betapa murahnya standar pengamanan yang mereka miliki.

Baca juga  Polres Kediri Salurkan Puluhan Karung Semen Dukung Pembangunan Masjid

Jika aksi meloloskan diri saja disederhanakan sebagai hal yang lumrah, lantas standar keselamatan seperti apa yang sebenarnya diterapkan? Dengan logika bengkok semacam ini, jangan kaget jika kelak muncul sindiran pahit: jika kabur saja dinilai lumrah, jangan-jangan kalau ada klien yang sampai meninggal pun akan dianggap kejadian biasa yang tak perlu dievaluasi?

Pernyataan yang meremehkan insiden keselamatan ini menelanjangi rapuhnya crisis management internal. Menjadikan celah keamanan di tempat lain sebagai pembenaran atas keteledoran rumah sendiri adalah bentuk pengabaian tanggung jawab kelembagaan yang sangat telanjang.{R}

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Warga Cikampek Kaget Tim Densus 88 Anti Teror Tangkap Tukang Bubur Terduga teroris

Artikel

Kegiatan Minggu Kasih Personil Polsek Sebangau Kuala Polres Pulang Pisau .

BERITA UTAMA

SATBINMAS POLRES PULANG PISAU GELAR FSK UNTUK TINGKATKAN SINERGI DAN KEAMANAN MASYARAKAT

BERITA UTAMA

Pimpin Patroli KRYD, Kapolres Sumenep : Berikan Rasa Aman dan Nyaman Masyarakat

BERITA UTAMA

Pangdam XVI/Pattimura dan Ketua Persit KCK Daerah XVI/Pattimura beserta keluarga besar Kodam XVI/Pattimura mengucapkan Dirgahayu Persit Kartika Chandra Kirana Ke-77 Tahun

Artikel

SLAMAT ULANG TAHUN KE 58 UNTUK KEPALA BNN REPUBLIK INDONESIA KOMJEN POL, DR, PETRUS REINHARD GOLOSE, M,M

Artikel

Personil Polsek Kahayan Kuala secara masif lakukan giat himbauan Stop dan Larangan bermain Judi Online

BERITA UTAMA

Upaya Cegah Karhutla, Polsek Maliku Sambangi Warga Desa Tahai Jaya Melalui Cooling System