Home / PEMERINTAH

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Hangatnya Munas IKA UPN, Ning Lia Sampaikan Harapan bagi Keberlanjutan Pembangunan Jatim

Ning Lia bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam Musyawarah Nasional IKA UPN Veteran Indonesia di Surabaya, Sabtu (17/10/2026).

Ning Lia bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam Musyawarah Nasional IKA UPN Veteran Indonesia di Surabaya, Sabtu (17/10/2026).

TARGETNEWS.ID SURABAYA – Pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang capaian hari ini, tetapi juga tentang bagaimana keberhasilan tersebut dapat dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya. Pesan itu mengemuka dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni (IKA) UPN Veteran Indonesia di The Trans Luxury Hotel, Surabaya, Sabtu (17/10/2026).

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia, menyinggung pentingnya kesinambungan pembangunan Jawa Timur. Dalam forum yang turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak tersebut, ia mengaitkan kepemimpinan, pengalaman, dan keberlanjutan program pembangunan dengan masa depan provinsi ini.

Ning Lia membuka sambutannya dengan pantun yang ditujukan kepada Emil. Dengan gaya hangat dan penuh keakraban, pantun itu menjadi pengantar sebelum ia menyampaikan pandangannya mengenai arah kepemimpinan Jawa Timur.

Indah memandang hingga tak keluar kata,
Padahal cinta yang dipendam hanya menjadi kegalauan.
Hati berbinar berjumpa Bapak Emil Dardak tercinta,
Sosok pemimpin yang menjadi panutan kita semua.

Suasana tersebut kemudian mengarah pada pembahasan mengenai tantangan pembangunan Jawa Timur ke depan. Ning Lia mengaitkannya dengan momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, ketika Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan visi Jawa Timur yang unggul, maju, dan berkelanjutan.

Ia juga menyinggung pandangan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Menurut Ning Lia, perhatian Amran terhadap kelincahan gubernur dalam memimpin daerah menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan kepemimpinan yang mampu bergerak cepat sekaligus menjaga kesinambungan kebijakan.

Baca juga  Tangani Bencana Tanah Bergerak di Padasari, Pemprov Jateng Kucurkan Bantuan Rp239 Juta

“Ke depan, gubernur harus memiliki kelincahan seperti Ibu Gubernur. Kita juga berbicara bagaimana agar Jawa Timur ke depan tidak lepas dari sosok yang sangat memahami pekerjaan tersebut,” ujar Ning Lia.

Pernyataan itu disampaikan dalam konteks keberlanjutan pembangunan Jawa Timur. Dalam forum yang sama, kehadiran Emil menjadi bagian dari pembicaraan mengenai pengalaman dan pemahaman terhadap arah pembangunan daerah.

Bagi Ning Lia, kesinambungan pembangunan penting agar program yang telah berjalan tidak berhenti sebagai capaian sesaat, melainkan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, keberlanjutan juga perlu disertai kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dan tantangan baru.

UPN Veteran dan Tantangan Mencetak Pemimpin Masa Depan

Selain berbicara tentang pembangunan daerah, Ning Lia menyoroti peran perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan. Ia menilai UPN Veteran memiliki karakter khas sebagai Kampus Bela Negara yang mempertemukan mahasiswa dari beragam latar belakang sosial, budaya, dan pemikiran.

“Ketika sebuah institusi pendidikan mampu mengolaborasikan berbagai keberagaman dalam semangat persatuan, di situlah kekuatan kebangsaan sesungguhnya. Dan UPN Veteran menjadi salah satu jawabannya,” ungkapnya.

Ia berharap UPN Veteran terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk pribadi berintegritas, memiliki kepekaan sosial, serta mampu mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Baca juga  Pelaku Pencuri Motor Toko Listrik Jagalan Surabaya Diringkus Polsek Pabean Cantikan, Satu Pelaku Sempat Buron

Ning Lia juga menekankan pentingnya prinsip meritokrasi, yakni memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan prestasi. Menurutnya, kesempatan yang adil menjadi salah satu fondasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan atau knowledge-based economy. Ia menilai ilmu pengetahuan dan teknologi perlu menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan ekonomi.

“Solusinya memang selalu dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jadi, knowledge-based economy sangat penting didorong,” ujar Emil.

Munas IKA UPN Veteran Indonesia tersebut turut dihadiri anggota DPR RI Reni Astuti, Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof. Akhmad Fauzi, Wakil Rektor III Prof. Lukman Arif, serta KH. Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans.

Dalam forum tersebut, RM Bramastyo Kusumonegoro dipercaya menjadi Ketua IKA UPN Veteran Indonesia periode 2026–2031 melalui mekanisme pergiliran kepemimpinan antardaerah.

Ning Lia berharap jejaring alumni UPN Veteran dapat semakin memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan serta kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Baginya, keberlanjutan pembangunan dan penguatan kualitas sumber daya manusia merupakan dua hal yang saling berkaitan. Keduanya menjadi bekal penting agar Jawa Timur terus bertumbuh dan mampu mengambil peran strategis dalam perjalanan Indonesia menuju 2045.

(Anil)

Share :

Baca Juga

PEMERINTAH

Pemkab Brebes Perkuat PPID Desa, Cegah Sengketa Informasi

PEMERINTAH

Khofifah Gelar Khitan Gratis bagi 175 Anak di Sumenep

PEMERINTAH

400 Anggota BPD Kabupaten Tegal Dilantik, Aspirasi Pembangunan Desa

PEMERINTAH

Keluarga Jadi Benteng Integritas Pejabat Tegal

PEMERINTAH

Wawali Tegal Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Antikorupsi

DAERAH

Bupati Tegal Dorong Gotong Royong Lewat Lomba Kampung Nusantara

DAERAH

Seragam Disdik Sampang Dibayar Lunas Rp17,4 Juta, Barang Belum Jelas

BERITA UTAMA

Walikota Tegal Hadiri Pisah Sambut Kabiddokkes Polda Jateng