Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / NEWS / PENDIDIKAN / Tag / Uncategorized

Kamis, 27 Juni 2024 - 15:27 WIB

Kajati Jatim, Mia Amiati Sertijab Beberapa Kajari

Kajati Jatim Rotasi Beberapa Kajari

Kajati Jatim Rotasi Beberapa Kajari

Surabaya TargetNews.id Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kajati Jatim), Dr. Mia Amiati, S.H , M.H., CMA., pimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dan serahterima jabatan (Sertijab) jajaran Kejati Jatim dan beberapa Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari). Kamis (27/6).

Pejabat baru yang dilantik adalah Asisten pembinaan, Asisten Tindak Pidana Khusus, Kajari Tulungagung, Kajari Jember, Kajari Kota Pasuruan, Kajari Blitar, Kajari Kota Malang, Kajari Kab. Probolinggo, Kajari Kab. Pasuruan, Kajari Kota Probolinggo, Kajari Ngawi, Kajari Ponorogo, Kajari Sampang, Kajari Lamongan, Kajari Kab. Kediri, dan Kajari Sumenep, serta kepala bagian Tata Usaha Kejati Jatim, dan Koordinator Kejati Jatim.

Kajati Jatim, Mia Amiati dalam sambutannya mengatakan bahwa Rotasi, Mutasi dan Promosi, merupakan hal biasa di setiap organisasi dalam rangka evaluasi, peningkatan kinerja serta regenerasi sumber daya manusia.

“Tongkat estafet kepemimpinan akan selalu berjalan dan berputar seiring dengan kebutuhan organisasi Kejaksaan. Setiap kebijakan pengangkatan, penempatan, dan alih tugas jabatan tentu melalui proses kajian yang mendalam,” ujar Mia Amiati.

Mia Amiati juga mengatakan bahwa dalam hal penempatan jabatan sudah ada pertimbangan yang matang dan penilaian yang obyektif dalam memilih insan terbaik Adhiyaksa untuk mengisi jabatan yang telah ditentukan.

“Saya ucapkan selamat kepada saudara-saudata yang saya Lantik pada hari ini. Jagalah amanah saja kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan. Buktikan bahwa pimpinan tidak salah menempatkan saudara dalam posisi yang diemban di pundak saudara,” ujar Mia.

Baca juga  Babinsa Hadir di Tengah Warga, Komsos Jadi Sarana Pantau Kondisi Wilayah

Mia meminta kepada pejabat baru untuk menunjukan kerja dan karya nyata kepada institusi dan masyarakat.

“Curahkan segala keahlian, kemampuan manajerial dan pengetahuan yang saudara miliki dengan diimbangi akhlak , moral, daj disiplin tinggi, sehingga keberadaan saudara menjadi contoh dan panutan yang patut dibanggakan,” ujar Mia.

“Saya yakin denahn kapabilitas dan kecakapan yang saudara milki, akan memberikan dedikasi dan prestasi yang terbaik dalam menghadirkan kejaksaan yang semakin cerdas, berintegritas, profesional, modern, dan berhati nurani, serta berjiwa melayani di tengah masyarakat,” kata Mia Amiati.

Mia mengingatkan, pertangungjawaban atas paa yang dipimpinnya, tidak hanya dihadapan pejabat secara formal mempunyai kewenangan melantik. Namun juga harus bertanggung jawab dihadapan Tuhan.

“Pahami pilar tentang kepemimpinan, yaitu perkataan yang benar, menyimpan rahasia, menepati janji, senantiasa memberi nasihat dan menunaikan amanah,” pesan Mia.

“Saya yakin dengan kapabilitas dan kecapakan yang saudara miliki, mari kita wujudkan dengan penuh dedikasi untuk menjadikan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, selangkah lebih maju. Kita pasti bisa,” Mia memberi semangat.

Kesempatan itu Mia juga menyinggung 4 tahun terakhir beberapa lembaga survei mencatan kepercayaan publik unha diraih Kejaksaan terus mengalami peningkatan dan menempatkan Kejaksaan sebagai institusi atau lembaga yang mendapat kepercayaan publik yang sangat tinggi dibanding penegak hukum lainnya.

Baca juga  Panglima TNI Pastikan Pengamanan VVIP KTT AIS Forum Siap Seratus Persen

“Apresiasi masyarakat tidak terlepas dari keberhasilan akwhaksan bertransformasi menjadi penegak hukum humanis, tidak tajam kebawah dan tumpul keatas. Namun justru tajam keatas, dan humanis kebawah,” ujar Mia.

Mia berujar, humanis kebawah salahsatunya memalui konsep Restoratif Justice yang lebih meningkatkan pemulihan bukan pembalasan.

“Disamping itu, kinerja penegakan hukum yang dilakukan pimpinan di Kejaksaan Agung juga sangat luar biasa, dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui penanganan perkara korupsi yang nilai kerugian negara sangat besar,” ujar Mia.

Penanganan korupsi dengan nilai kerugian yang cukup besar, Mia memberi contoh seperti Jiwasraya, Asabri, BTS dan yang terakhir adalah kasus korupsi tata kelola Timah dengan kerugian mencapai Rp. 271 Triliun.

“Perolehan tersebut menunjukan hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha” ujar Mia.

Mia berharap semua diwilayah Kejati Jatim dapat mengikuti capaian kinerja Kejaksaan Agung dengan terus berprestasi guna menjaga kepercayaan yang dititipkan kepada Kejaksaan.

“Marilah terus kita lakukan dengan meningkatkan kualitas diri dan memberikan tang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan Negara,” pungkas Mia. @red.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Antisipasi Tindak Kejahatan Malam Hari, Polsek Kahayan Kuala Rutin Laksanakan Patroli KRYD

Artikel

Personel Satbinmas Polres Pulang Pisau Tingkatkan Sosialisasi Layanan Call Center 110 dan Aplikasi Pengaduan

BERITA UTAMA

Aktivis KAKI Apresiasi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Herlina Tidak Tebang Pilih Dalam Penegakan Hukum

Artikel

Kasad Resmikan 47 Titik Sumur Bor, Manunggal Air di Jambi

BERITA UTAMA

Danramil 09/Kutowinangun Hadiri Rapat Pemutakhiran Data Pemilu dan Penyusunan Daftar Pemilih

Artikel

Salurkan 112 Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kemarau di 16 Desa 6 Kecamatan

Artikel

Pasi Ter Kodim 1208/Sambas Hadiri Acara Live Streming Besama TV Tani Dengan Kanwil Bulog Cabang Singkawang

BERITA UTAMA

Berlanjut: Terkait Penyerobotan TKD Tlekung, Anggota DPRD Komisi A Turut Bersikap