Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:32 WIB

Tampilan Kesenian Jaranan Turonggo Trisno Setyo Budoyo Meriahkan Festival Joko Dolog Surabaya 2026

Surabaya, Rabu, 1 Juli 2026 — Kesenian tradisional Jaranan Turonggo Trisno Setyo Budoyo turut memeriahkan rangkaian Festival Joko Dolog Surabaya 2026, sebuah agenda budaya tahunan yang diselenggarakan oleh Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog setiap Bulan Suro sebagai bentuk pelestarian warisan budaya, tradisi, serta nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal Nusantara.

Penampilan Jaranan menjadi salah satu daya tarik utama dalam festival karena menghadirkan perpaduan seni tari, musik tradisional, dan filosofi kehidupan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Melalui pertunjukan ini, masyarakat diajak untuk lebih mengenal sekaligus mencintai budaya leluhur sebagai bagian dari identitas bangsa.

Baca juga  PBNU Imbau Santri Tak Terprovokasi Pembenturan Polri

Ketua Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog sekaligus Ketua Panitia Festival Joko Dolog Surabaya 2026, Khoirul Anam, S.H., menyampaikan bahwa Festival Joko Dolog merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya, pelestarian tradisi, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Festival Joko Dolog Surabaya diharapkan terus menjadi wadah bagi para pelaku seni dan budaya untuk menampilkan karya terbaiknya, sekaligus mengajak generasi muda agar tetap mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan budaya Nusantara,” ujar Khoirul Anam.

Baca juga  Tim Lemdiklat Polri Kaji, Implementasi Diktukba di SPN Polda Jatim

Penampilan Kesenian Jaranan dikoordinasikan oleh Herisenser, yang memastikan seluruh rangkaian pertunjukan berjalan dengan tertib, aman, dan tetap mengedepankan nilai-nilai budaya serta tradisi yang luhur. Penonton sangat antusias menikmati pertunjukan dari awal hingga akhir, diperkirakan penonton yang hadir sekitar 500 an orang.

Melalui Festival Joko Dolog Surabaya 2026, Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog berharap semangat gotong royong, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya bangsa semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga warisan leluhur tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Mengantisipasi Karhutla, Ini Yang Dilakukan Personil Polsek Maliku

Artikel

Ketua Furum Pers, Indenpenden Indonesia FPII Jawa Barat Tanggapi Kasus Intimidasi Jurnalis Kukabumi

Artikel

Hadiri Pembukaan TMMD Ke-123 Danrem Wijayakusuma Ingatkan Prajuritnya Perkokoh Kemanunggalan TNI

BERITA UTAMA

Pengaspalan Jalan di Jembatan Tumbang Nusa, Polisi Turun Lakukan Patroli dan Pengamanan

Artikel

Ketua DPRD Hamdani Sambut Kunjungan Kerja Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol di Makodim 0419/Tanjab

Artikel

Personel Polsek Kahayan Kuala sambangi warga dan Memberikan himbauan Tentang Larangan Membakar hutan dan lahan

Artikel

Wakapolres Pulang Pisau Hadiri Forum Konsultasi Publik Polda Kalteng Bahas Peningkatan Pelayanan Publik

Artikel

Rutin Sosialisasikan larangan karhutla, Ini Tujuan Satpolair Polres Pulpis