BREBES, – Pengusaha muda Ridhohul Khukam bersama Asrofi hadir meresmikan Mushola Baitussalam di Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jumat malam (19/7/2024).
Seperti yang diketahui, pengusaha yang juga tokoh muda asal Desa Luwungragi, Ridhohul Khukam yang disapa (Ridho) ini merupakan donatur utama dalam pembangunan renovasi total Musholla Baitussalam.
Oleh karena itu, ia mendapat kepercayaan dari warga untuk melakukan peresmian Musholla Baitussalam yang telah selesai dibangun.
Adapun peresmian sekaligus tasyakuran Musholla Baitussalam ini dikemas dengan acara pengajian umum serta santunan anak yatim piatu.
Turut hadir para tokoh agama terkemuka Brebes, seperti KH Subhan Ma’mun, Pimpinan Ponpes Assalafiyah Luwungragi dan KH Jamaludin selaku penceramah.
Tak ketinggalan, beberapa tokoh ulama sesepuh setempat. Yakni, KH Abdul Kodir Hafkoh, Kiai Syaefudin Mahmud, Al Ustad Husni Mubarok, serta Kepala Desa Jatirokeh Abdul Salam.
Dalam Sambutannya KH Subhan Ma’mun menjelaskan, bahwa nama Baitussalam dapat diartikan sebagai “Rumah Keselamatan”.
Untuk itu, ia berpesan. Selain sebagai tempat beribadah, musholla juga bisa digunakan untuk tempat kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi umat.
Subhan Ma’mun juga menyebutkan, bahwa Ridhohul Khukam merupakan saudaranya (keponakan).
“Alhamdulilah, Ridhohul Khukam itu berkenan menjadi donatur utama pembangunan mushola ini. Dia adalah ponakan Kulo, Alhamdulilah hanya 2 bulan selesai, kayak sulapan,” kata KH Subhan Ma’mun.
Sementara dalam kesempatannya memberikan sambutan, H Ridhohul Khukam berharap supaya Musholla Baitussalam untuk dimakmurkan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat.
“Semoga bermanfaat bagi warga Desa Jatirokeh dan bisa meningkatkan untuk sholat berjamaah,” kata Ridho.
Selain itu Ridho juga memperkenalkan sosok Asrofi yang merupakan bakal calon Bupati Brebes dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.
Sementara itu, bakal Cabup Brebes Asrofi juga menyampaikan keutamaan-keutamaan memakmurkan masjid atau musholla.
Dengan berdirinya sebuah tempat ibadah di lingkungan sekitar, menurut dia. Akan memberikan keberkahan tersendiri bagi warga sekitar.
“Terlebih dalam tasyakuran ini manakala panitia peduli untuk berbagi kebahagiaan terhadap anak yatim. Saya terharu dan apresiasi, saya berharap agar para anak yatim itu tetap diberikan kasih sayang dan jangan disia-siakan,” kata Asrofi.
Kepala Desa Jatirokeh, Abdul Salam, atas nama pemerintah desa mengapresiasi Ridhohul Khukam yang telah membantu demi terlaksananya pembangunan musholla di wilayahnya.
Selain itu ia juga mengenalkan Asrofi sebagai calon bupati.
“Atas nama pemdes mengucapkan terima kasih kepada seluruh pantia pembangungan. Terlebih kepada Ridhohul Khukam,” kata Abdul Salam.
Tokoh agama setempat, Al Ustad Husni Mubarok yang juga sempat menjadi santrinya KH Subhan Ma’mun menyampaikan terimakasihnya atas bantuan Ridhohul Khukam.
“Saya berharap Musholla Baitussalam ini isi dengan kegiatan bermanfaat untuk umat,” ujar Husni Mubarok.
Senada disampaikan tokoh sesepuh terkemuka setempat, KH Saefudin Mahmud. Selain meyampaikan rasa syukurnya, dia juga memperkenalkan sosok Asrofi kepada jama’ah.
Adapun dalam tausiahnya Ustadz Kamalludin menegaskan, agar warga setempat Musholla Baitussalam lebih meningkatkan lagi memakmurkan musholla, yakni dengan sholat berjamaah.
Selain itu, Ulama yang dikenal humoris ini juga mengingatkan tentang pentingnya memperhatikan anak yatim/piatu.
“Malam ini kita kedatangan orang mulia (Anak Soleh) yakni Ridhohul Khukam, dengan hadirnya orang mulia kita bersama pun ikut mulia,” kata Ustadz Kamalludin.
“Mas Ridho percaya harta tidak dibawa mati, maka dari itu ia merelakan hartanya di jalan Allah,” sambungnya.
Ketua panitia pembangunan Sohirin membenarkan, bahwa Ridho merupakan donatur utama renovasi pembangunan Musholla Baitussalam yang dibangun sejak dua bulan lalu.
“Alhamdullilah terbangunnya Musholla ini diantaranya dari donatur utama Mas Haji Ridho, selain sumbangan-sumbangan dari yang lain, terimakasih Mas Haji Ridho,” kata Susanto.
Tak ketinggalan, ia juga mangapresiasi kepada masyarakat setempat atas kekompakannya bisa mewujudkan musholla yang lebih representatif dari sebelumnya.
Sementara itu, sebagai penghormatan, prosesi peresmian dilakukan oleh Ridhohul Khukam. Ia menggunting pita dalam artian telah resminya Musholla Baitussalam dibuka.
Kemudian dilanjutkan dengan pembagian santunan kepada anak yatim/piatu diikuti Asrofi turut serta membagikan santunan uang dan buku tulis.
Nampak antusias warga mengikuti jalannya rangkaian demi rangkaian acara yang disertai pengajian. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh group Hadroh Al Munsider dari Jatibarang. Fauzi










