Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Rabu, 25 September 2024 - 12:10 WIB

Polres Bangkalan Pelaku Amankan Mahasiswa Aniaya Kekasihnya di Madura

Pelaku Amankan Mahasiswa Aniaya Kekasihnya di Madura

Pelaku Amankan Mahasiswa Aniaya Kekasihnya di Madura

 

BANGKALAN – TargetNews.id Seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Bangkalan Madura, ditetapkan tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang wanita kekasihnya.

Hal itu setelah penyidik Polres Bangkalan memeriksa beberapa saksi atas dugaan penganiayaan oleh tersangka kepada kekasihnya yang videonya sempat viral di media sosial pada Sabtu kemarin (21/09/2024).

Penganiayaan terhadap korban dilakukan di depan rumah kos mahasiswi.

Dari video amatir milik warga, korban dan pelaku terlihat berbincang berdua di depan pagar rumah.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, pelaku penganiayaan yang berinisial AF (20 tahun) berasal dari Kecamatan Creme, Kabupaten Gresik.

Baca juga  Progres Pembangunan Bak Air dan Sumur Bor TMMD ke-124 Kodim 0817/Gresik Sesuai Target

Menurut AKBP Febri, korban melapor kepada Polisi Satu hari pasca kejadian yakni Minggu (22/09).

“Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan penyelidikan, Satreskrim Polres Bangkalan langsung melakukan penangkapan terhadap AF pada Senin kemarin (23/09) di tempat kos pelaku,” terang AKBP Febri, Selasa (24/9).

Lebih lanjut Kapolres Bangkalan mengatakan jika tersangka telah melakukan kekerasan fisik kepada korban yang diketahui berinisial DSY karena emosi akibat korban yang tidak mengangkat telepon pelaku.

“Berdasarkan penuturan tersangka kepada kami, AF melakukan penganiayaan ini karena pelaku emosi kepada korban karena dihubungi melalui telpon dan WhatsApp tidak ada respon,” jelasnya.

Karena emosi, AF mendatangi tempat kos korban dan langsung menyeret korban, menginjak, dan terus memukuli korban.

Baca juga  Tim PK JKN Brebes Perkuat Pencegahan Kecurangan untuk Jamin Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Saat ini, AKBP Febri mengatakan jika korban mengalami trauma psikis yang cukup hebat akibat kejadian tersebut.

Dari hasil pemeriksaan pihak kampus, terdapat banyak bekas kekerasan fisik yang ditemukan di tubuh korban.

“Pengakuan pelaku, AF telah melakukan penganiayaan ini sebanyak 4 kali hingga yang terakhir akhirnya dilaporkan ke Polisi,” kata AKBP Febri.

Akibat perbuatannya tersebut, AF harus mendekam di balik jeruji besi dan dikenakan sanksi pidana yakni pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara. Red

Share :

Baca Juga

Artikel

Cegah terjadinya kejahatan jalanan dan premanisme Satsamapta laks Blue Light Patroll

Artikel

Walikota Nurochman, Mengucapkan Terimakasih Pada Pemerintah Kota Malang

Uncategorized

Bhabinkamtibmas desa sanggang menyambangi warga binaannya

BERITA UTAMA

Dua Pelaku Jambret Darmo Permai Dihajar Massa

Uncategorized

Polsek Maliku Melaksanakan Pengecekan Alat Damkar diposko Siaga Karhutla Pulpis 04

Artikel

Polres Kediri Kota Blusukan ke Sekolah Cegah Perundungan Antarpelajar

BERITA UTAMA

Sattahti Polresta Palangka Raya Sediakan Layanan Besuk Tahanan Online Bagi Pihak Keluarga

BERITA UTAMA

Sat Samapta Polresta Palangka Raya Sambangi Sekolah