Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Selasa, 4 Maret 2025 - 15:14 WIB

Foto: Rizky Kabah Dipanggil Polda Kalbar, Kabidhumas Buka Suara

Foto: Rizky Kabah Dipanggil Polda Kalbar, Kabidhumas Buka Suara

Foto: Rizky Kabah Dipanggil Polda Kalbar, Kabidhumas Buka Suara

 

PONTIANAK, Polda Kalbar TargetNews.id Konten kreator asal Pontianak, Rizky Kabah, tengah menjadi sorotan publik setelah videonya yang berisi penghinaan terhadap profesi guru viral di media sosial. Akibat ulahnya, Rizky Kabah dipanggil oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat, pada Senin (3/3).

Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bayu Suseno membenarkan bahwa Rizky Kabah telah diamankan untuk dimintai keterangan terkait video kontroversialnya yang merendahkan profesi guru. Dalam video tersebut, Rizky menyebut bahwa guru adalah “koruptor” dan tidak layak dihormati. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras, khususnya dari kalangan pendidik di Kalimantan Barat.

Baca juga  Bhabinkamtibmas melaksanakan Sosialisasikan Program UMKM kepada pengusaha

“Ya benar, tadi malam yang bersangkutan telah dibawa ke Polda Kalbar untuk klarifikasi terkait pengaduan yang kami terima dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalbar,” ujar Kabidhumas kepada awak media pada Selasa (4/3).

Kasus ini berawal dari unggahan video TikTok Rizky Kabah yang dipublikasikan sekitar seminggu lalu. Video tersebut dengan cepat viral dan memicu gelombang protes dari masyarakat, terutama dari komunitas guru dan tenaga pendidik. Merasa profesinya dihina, PGRI Kalbar langsung melayangkan laporan resmi ke Polda Kalbar pada 28 Februari 2025.

Baca juga  Yayasan Dharma' Warga Bagikan Angpao Kebahagiaan dan Sembako

PGRI menilai, ucapan yang dilontarkan Rizky Kabah dalam videonya tidak hanya melukai hati para guru, tetapi juga merusak citra dan kehormatan profesi pendidik di Indonesia. Ketua PGRI Kalbar, dalam keterangannya, menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa mentolerir ujaran kebencian yang menyudutkan profesi guru, yang sejatinya memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Untuk perkembangannya masih dalam tahap penyelidikan.”, pungkas Bayu.(bib:reni

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Sambut Hari Bhayangkara ke-77, Polisi Bersihkan Wisata Religi Makam Wali di Gresik

Artikel

Dandim 1208/Sambas Dampingi Wakil Kepala Koordinator Pelaksana Swasembada Pangan Kalbar Tanam Padi Varitas Inpari Desa Singaraya

Artikel

Dampingi Panen Padi, Babinsa Sumberdiren Pastikan Produksi Padi Di Wilayah Garum Terus Meningkat

BERITA UTAMA

Objek Wisata Batu Jati Mas (BJM) di Kelilingi Kebon Jeruk

Uncategorized

Cegah Karhutla sejak dini, Sat Samapta Polres Pulpis Gelar Patroli Maja

Artikel

Kodim 1002/HST Gelar Doa Syukur untuk Pahlawan

Artikel

Progres Sumur Bor TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Hampir Rampung Seluruhnya

BERITA UTAMA

Modus Bisnis Teh Tehin Berkeliaran, Banyak Korban Rugi Ratusan Juta