Galian C Ilegal,  Merajalela di Sampang APH Tutup Mata Warga Ancam Lakukan Perlawanan Terbuka

Galian C Ilegal,  Merajalela di Sampang APH Tutup Mata Warga Ancam Lakukan Perlawanan Terbuka

Galian C Ilegal,  Merajalela di Sampang APH Tutup Mata Warga Ancam Lakukan Perlawanan Terbuka

 

SAMPANG, 30 Mei 2025 — Penambangan liar (galian C ilegal) di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, terus berlangsung tanpa hambatan. Aktivitas ilegal ini bagaikan luka terbuka di tubuh masyarakat dan lingkungan, yang dibiarkan menganga oleh aparat penegak hukum dan instansi terkait.

Sudah berbulan-bulan laporan masuk. Sudah berkali-kali masyarakat menyuarakan keresahan. Tapi sampai detik ini, tak satu pun tindakan nyata diambil. Para pelaku bebas merusak tanah dan mengangkut hasil bumi seolah tak tersentuh hukum. Apa artinya ini? Masyarakat menilai: negara sedang absen. Hukum sedang lumpuh. Keadilan sedang dijual.

> “Kami sudah lapor ke Polda, ke ESDM, ke berbagai pihak. Tapi hasilnya nol besar! Sementara kerusakan makin parah, warga makin menderita,” ujar Ivan B. Ariesta, Ketua LKUHAP, geram.

Baca juga  Polsek Sebangau Kuala Laksanakan Sosialisasi Saber Pungli

Negara Gagal Melindungi Warganya?

Debu tebal menyesakkan napas. Jalan-jalan rusak parah. Ancaman longsor menghantui. Inilah ‘hadiah’ dari tambang ilegal yang dibiarkan terus menggali tanpa izin. Masyarakat curiga kuat ada praktik pembiaran terstruktur, atau bahkan mafia tambang yang dilindungi oknum aparat.

Bukankah jelas ini pelanggaran hukum? Lantas kenapa tak ada yang bergerak? Apakah hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas?

Desakan Keras dari Warga: Jangan Main Mata, Segera Bertindak!

Masyarakat tidak lagi ingin mendengar alasan. Yang mereka tuntut sekarang hanyalah aksi nyata dan penegakan hukum tanpa kompromi. Mereka mendesak:

Tangkap dan adili pelaku galian C ilegal tanpa pandang bulu.

Baca juga  Warga Kunjang Kediri, Desak Kapolres Tegakan UDD Pertambangan

Hentikan seluruh operasi tambang yang tidak berizin.

Bongkar dan buka ke publik siapa saja yang bermain di balik praktik ini.

> “Kalau mereka tak bergerak, kami yang akan bergerak! Kalau hukum dibungkam, kami akan teriak lebih keras! Jangan sampai rakyat kehilangan kesabaran dan memilih jalan perlawanan terbuka!” tegas Ivan.

 

Ancaman Aksi Nyata: Ini Bukan Sekadar Masalah Tambang

Bagi warga Banyuates, ini bukan sekadar urusan tambang. Ini adalah pertarungan hidup dan mati demi lingkungan, keselamatan, dan hak dasar sebagai warga negara. Jika aparat dan pemerintah terus bungkam, maka gelombang perlawanan sosial tak bisa dihindari.

Negara harus memilih: berdiri bersama rakyat, atau menjadi bagian dari kejahatan lingkungan.

Share :

Baca Juga

Artikel

Uji Kekuatan Fisik Prajurit, Prajurit Resimen Kavaleri 3 Mar Laksanakan Halang Rintang

Artikel

Polres Tuban Amankan 294 Orang dan 170 Kendaraan Roda Dua Yang Nekat Konvoi Saat Suran Agung

Uncategorized

Sambangi Kapal Imbal Berikan Jukrah Keselamatan Pelayaran Kepada Abk Kapal

Artikel

Tampung Keluhan Warga, Polsek Maliku Gelar Program Jumat Curhat di Desa Purwodadi

BERITA UTAMA

Jalan Sehat Hari Jadi Brebes, Kampanyekan Hidup Sehat dan Jauhi Narkoba

Artikel

Ini Pesan Dandim Saat Menutup Dan Melantik Anggota Sawika Kodim 1009/Tla Tahun 2025

Artikel

Patroli Kantor Kecamatan Pandih Batu Kec. Pandih Batu.

Artikel

Polsek Krembangan Amankan Pelaku Pencurian, Modus Kempes Ban di Jalan Dupak Rukun