Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Senin, 28 Juli 2025 - 19:55 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2025, Berakhir Polda Aceh Sukseskan Tekan Angka Kecelakaan

Operasi Patuh Seulawah 2025, Berakhir Polda Aceh Sukseskan Tekan Angka Kecelakaan

Operasi Patuh Seulawah 2025, Berakhir Polda Aceh Sukseskan Tekan Angka Kecelakaan

Banda Aceh — Operasi Patuh Seulawah Tahun 2025 telah berakhir pada 27 Juli 2025. Berdasarkan anev, operasi tersebut berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyampaikan, selama Operasi Patuh Seulawah 2025, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat 20 kasus, turun drastis dari 51 kasus pada tahun 2024. Penurunan ini mencapai 60,7%, dan mencerminkan hasil nyata dari upaya preventif dan penegakan hukum di lapangan.

“Penurunan angka kecelakaan ini merupakan bukti bahwa pendekatan edukatif dan humanis yang dilakukan personel di lapangan cukup efektif. Ini adalah bentuk keberhasilan bersama antara Polri dan masyarakat,” ujar Joko, Senin, 28 Juli 2025.

Rincian data kecelakaan dengan korban meninggal dunia (MD) pada tahun 2024 sebelas orang, pada tahun 2025 sembilan orang (turun 18,2%). Kemudian korban luka berat pada tahun 2024 sepuluh orang, pada tahun 2025 juga sepuluh orang. Sedangkan korban luka ringan pada tahun 2024 sebanyak 85 orang, dan pada tahun 2025 berjumlah 24 orang (turun 71,8%). Sementara kerugian materiil pada tahun 2024 sebanyak Rp205.900.000, dan pada tahun 2025 sebanyak Rp84.700.000 (turun 58,9%).

Baca juga  Polisi Berhasil Ungkap Peredaran Okerbaya, Tersangka dan Ribuan Pil Dobel L Diamankan di Nganjuk

Sementara itu, untuk data pelanggaran lalu lintas, Polda Aceh mencatat kenaikan jumlah pelanggaran sebesar 23,2% atau 795 kasus lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2024 tercatat 3.423 pelanggaran, sementara 2025 berjumlah 4.204 pelanggaran.

“Kenaikan angka ini bukan semata-mata karena peningkatan pelanggaran, tetapi karena pendekatan penegakan hukum yang lebih aktif, khususnya melalui penindakan manual,” tambah Joko..

Ia menjelaskan, Operasi Patuh Seulawah merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Di Aceh, fokus penindakan diarahkan pada pelanggaran lalu lintas kasat mata, seperti tidak memakai helm SNI bagi pengendara roda dua, tidak menggunakan safety belt bagi pengendara mobil, melawan arus, berkendara menggunakan ponsel, pengemudi di bawah umur, kecepatan tinggi, dan mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Baca juga  Mengurangi angka kejahatan Polsek Kahayan Kuala, lakukan KRYD berupa Patroli Kamtibmas

Dari tujuh sasaran prioritas pelanggaran penyebab laka lantas atau fatalitas korban. Pelanggaran tidak menggunakan Helm SNI dan tidak menggunakan safety belt bagi pengendara mobil merupakan pelanggaran tertinggi selama pelaksanaan operasi.

Joko juga mengimbau masyarakat untuk terus menjadikan keselamatan sebagai budaya dan kebutuhan bersama, serta meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas demi menekan potensi kecelakaan di jalan raya.

“Operasi telah berakhir, tetapi upaya menjaga keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama setiap hari,” tutup Kombes Pol. Joko.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kanit I SPKT Polresta Palangka Raya Cek 43 Tahanan

BERITA UTAMA

Danramil 04/Kra Hadiri Undangan Mediasi Lanjutan Musyawarah Kedua Penyelesaian Masalah sdr Andri Susanto Dengan CV. Jaya Lestari

Artikel

Lima Anggota Gengster Dibekuk Respati Polrestabes Surabaya di Pasar Kembang

BERITA UTAMA

PKKMB UTS Menumbuhkan Jiwa Inovator Berbudi Pekerti Luhur Menuju Indonesia Maju

BERITA UTAMA

Polres Bondowoso Ungkap Curanmor Tersangka Pelaku dan Penadah Diamankan

Artikel

Babinsa Koramil 0830/03 Pabean Cantian Pantau Dan Amankan Kegiatan Ibadah Bersama Tiga Pilar

Artikel

Anggota Kodim 0713 Brebes Asah dan Uji Ketrampilan Prajurit Kewilayahan

Artikel

Dekat dengan Rakyat, Dandim 1002/HST Sholat Jumat dan Berbagi di Masjid Al Munawwar