Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Kamis, 7 Agustus 2025 - 11:37 WIB

Kodim 1002/HST Cek Kesiapan Personel dan Instansi Hadapi Ancaman Karhutla

Kodim 1002/HST Cek Kesiapan Personel dan Instansi Hadapi Ancaman Karhutla

Kodim 1002/HST Cek Kesiapan Personel dan Instansi Hadapi Ancaman Karhutla

 

BARABAI – Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Apel Gelar Pasukan Penyiapan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2025 di Lapangan Apel Makodim 1002/HST, Jl. Telaga Padawangan, Barabai, Kamis (7/8/2025).

Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1002/HST Letkol Inf Fery Perbawa, S.Hub.Int., M.Han., dan diikuti oleh unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, serta perwakilan instansi pemerintah daerah dan relawan.

Dalam amanatnya, Dandim 1002/HST menegaskan bahwa penanggulangan bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan, merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Namun demikian, peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk memperkuat upaya tersebut.

Baca juga  Pembagian Brosur, Kamseltibcarlantas kepada Pengguna Jalan

“Prinsip-prinsip dalam penanggulangan bencana harus dilaksanakan secara cepat dan tepat, mengedepankan prioritas, koordinasi yang baik, keterpaduan lintas sektor, akuntabilitas, pemberdayaan masyarakat, dan tanpa diskriminasi,” tegas Dandim.

Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan, seiring dengan ditetapkannya status Siaga Darurat Bencana oleh Gubernur Kalimantan Selatan pada 4 Agustus 2025 lalu. Keputusan ini diambil menyusul peringatan BMKG terkait potensi kekeringan ekstrem yang diperkirakan akan terjadi di pertengahan Agustus.

Baca juga  Ratusan Kelompok Barongan Meriahkan Kirab Seni dan Budaya di Desa Kemiri Timur Batang

Dandim juga mengajak seluruh unsur, termasuk camat, kepala desa, masyarakat adat, LSM, dan BPK, untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam upaya mitigasi bencana. Ia menekankan pentingnya membentuk kelompok masyarakat penanggulangan bencana di setiap desa yang tergolong rawan.

“Pemanfaatan informasi dari BMKG dan penerapan konsep pemodelan bencana diharapkan dapat membantu kita dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat,” imbuhnya.

Melalui apel kesiapan ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat benar-benar siap menghadapi segala bentuk ancaman, risiko, dan dampak dari bencana Karhutla yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
(pen1002hst).

Share :

Baca Juga

Artikel

Patroli Rawan Laka di Pulang Pisau, Polisi Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan

Artikel

Ellen Sulistyo tdk bisa ngeles masalah dugaan penggelapan Gaji senilai 90 juta rupiah.

BERITA UTAMA

Sebagai Jalan Pendekat, Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Bersama Warga Gotong-royong Bangun Jembatan

BERITA UTAMA

Peran Aktif Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Laksanakan Komsos Dengan Perangkat Desa

BERITA UTAMA

Pengamanan Ketat di Pasar Penyeimbang, Polsek Kahayan Tengah Jaga Stabilitas Harga Jelang Natal & Tahun Baru

BERITA UTAMA

Polsek Rakumpit Terus Sebarkan Nomor Pengaduan ke Lingkungan Warga

Artikel

Personil Polsek Pandih Batu sosialisasi Larangan adanya Pungutan Liar.

Artikel

Dinas Kominfo, Sidoarjo Ajarkan Membuat Konten Jurnalistik Berkualitas Lewat HP