Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Senin, 29 September 2025 - 19:37 WIB

KAPOLRI, Tegaskan Kehadiran Polisi Kawal Demokrasi Bukan Batasi untuk Pendapat

KAPOLRI, Tegaskan Kehadiran Polisi Kawal Demokrasi Bukan Batasi untuk Pendapat

KAPOLRI, Tegaskan Kehadiran Polisi Kawal Demokrasi Bukan Batasi untuk Pendapat

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kehadiran polisi di lokasi demonstrasi bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, bukan membatasi kebebasan berpendapat masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sigit melalui sambutan video dalam dialog publik bertema “Penyampaian Pendapat di Muka Umum: Hak dan Kewajiban, Tindakan Anarkistis Menjadi Tanggung Jawab Hukum” yang digelar di PTIK, Jakarta Selatan, Senin (29/9/2025).

Dialog ini menghadirkan sejumlah narasumber seperti akademisi Franz Magnis Suseno, Rocky Gerung, Direktur Amnesty International Usman Hamid, anggota Kompolnas Choriul Anam, serta perwakilan KontraS Dimas Bagus.

“Kehadiran Polri bukan untuk membatasi, melainkan untuk menjamin agar kegiatan tersebut dapat dijalankan secara aman, tertib dan tidak mengganggu hak warga negara lainnya,” kata Sigit.

Ia menekankan Polri kini mengedepankan pendekatan pelayanan dan humanis dalam pengamanan demonstrasi. Pendemo juga diupayakan dapat berdialog dengan pemangku kepentingan terkait.
“Pendekatan ini menempatkan dialog dan komunikasi bersama stakeholder terkait untuk mau bersama-sama mendengarkan aspirasi yang disampaikan,” jelasnya.

Baca juga  Bertindak Sebagai Pembina Upacara di MTs Muslimat NU Palangka Raya, Begini Pesan Panit II Binmas Polsek Pahandut

Namun demikian, Sigit mengingatkan adanya potensi penyusupan yang bisa memicu kericuhan.
“Di sisi lain, realita dinamika di lapangan menunjukkan bahwa beberapa kegiatan penyampaian pendapat tidak hanya diikuti oleh pengunjuk rasa, tetapi juga ditumpangi oleh perusuh yang membuat kegiatan bergeser menjadi tindakan yang kontraproduktif yang berdampak pada tindakan anarkis, kerusuhan, dan korban jiwa,” ujarnya.

Kapolri memastikan jajaran Polri akan merespons sesuai prosedur demi meminimalkan dampak kericuhan dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia.
“Dalam menghadapi situasi tersebut, Polri senang bisa hadir untuk melindungi hak-hak masyarakat lain yang terganggu dengan tetap menjunjung tinggi HAM. Polri telah memiliki serangkaian SOP dalam penanganan unjuk rasa,” kata dia.

Baca juga  ODF di Kabupaten Wonosobo Menjadi Tugas Dan Tanggung Jawab Bersama

Melalui forum ini, Sigit berharap lahir gagasan konstruktif untuk meningkatkan profesionalisme kepolisian dalam penanganan aksi massa sekaligus menjaga ruang demokrasi. “Semoga forum diskusi ini dapat menjadi wadah strategis untuk merumuskan gagasan-gagasan konstruktif guna mewujudkan Polri yang lebih profesional dan dekat dengan masyarakat, serta adaptif dalam upaya memelihara stabilitas kamtibmas negeri,” ungkapnya.

“Khususnya dalam menjaga dan mewujudkan ruang demokrasi yang menjadi hak warga negara, sehingga suara kritis dapat terus disampaikan dalam rangka check and balances sebagai alat kontrol,” sambung dia

Red T

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Tekan Resiko Bencana, BPBD Brebes Bentuk Gerakan Kencana

BERITA UTAMA

Antisipasi Tindak Kejahatan Pada Obyek Vital Dan Sekitarnya Sat Samapta laks Patroli

Uncategorized

Jaga dan Tingkatkan Kedisiplinan Internal, Polresta Palangka Raya Gelar Apel Pagi Kesatuan

Artikel

Dengarkan Arahan Presiden dan Kapolri, AKBP Iqbal Sengaji Tegaskan Komitmen Polres Pulpis Dukung Kebijakan Pusat

Artikel

Ngobrol Santai Disela Waktu Isirahat Salah Satu Cara Satgas TMMD Regtas Ke-126 Kodim 1208/Sambas Jalin Keakraban Dengan Warga.

Artikel

Patroli pada daerah rawan laka lantas dan pelanggaran lalu lintas

BERITA UTAMA

Anggota Koramil 09/Kutowinangun Lakukan Pengamanan Lebaran

Artikel

Bapak Warsubi Hadiri Giat Senam dan Sarapan Bersama di Desa Godong, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang